Senin, 13 April 2026

Virus Corona

Benarkah Perokok Lebih Rentan Tertular Virus Corona? Begini Penjelasan Dokter

Karena jenisnya yang termasuk baru, sampai saat ini para ahli masih terus meneliti karateristik covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO - Penyebaran virus Corona kini menjangkiti hampir seluruh belahan dunia.

Karena jenisnya yang termasuk baru, sampai saat ini para ahli masih terus meneliti karateristik covid-19.

Diantaranya penyebaran dari orang ke orang termasuk kepada perokok   

Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Dokter Nuvi Nusarintowati memberikan penjelasan hubungan merokok dengan penyebaran Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Dokter Nuvi Nusarintowati saat menjadi narasumber dalam program Sapa Indonesia Pagi yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Selasa (19/5/2020).

Mulanya, presenter menanyakan pertanyaan dari warganet apakah merokok dapat membuat seseorang rentan terserang Virus Corona atau tidak.

 Perang Dagang Amerika - China, Huawei Tempuh Semua Cara, Beber Negeri Donald Trump akan Rugi Sendiri

 Kebohongan China Terbongkar, Jumlah Korban Virus Corona Lebih Banyak dari Laporan Xi Jinping

 Ahli Ungkap Prediksi Tempat Ini Bakal Jadi Sarang Virus Corona Terbesar, Bukan Wuhan China dan AS

"Apakah merokok dapat menyebabkan Virus Corona?" tanya akun @irfanmohmd.

Menanggapi hal itu, Nuvi Nusarintowati merokok dapat mempengaruhi komposisi dalam saluran pernapasan.

Begitu juga dengan Virus Corona yang dapat menyerang sistem pernapasan.

Oleh karena itu, Nuvi Nusarintowati menjelaskan merokok bisa berdampak langsung.

"Kita ketahui bersama bahwa Virus Covid-19 ini menyerang sistem pernapasan. Orang yang merokok dalam janga waktu yang lama, zat-zat yang ada dalam asap rokok itu akan mempengaruhi komposisi dalam saluran pernapasan itu," jelas dia.

Menurutnya, merokok juga menyebabkan kapasitas paru-paru menjadi tidak maksimal.

"Jadi menyebabkan fungsi kapasitas paru itu tidak optimal, fungsi imun di paru-paru itu juga menurun karena pola itu (merokok)," beber Nuvi Nusarintowati.

Lebih lanjut, Nuvi Nusarintowati mengatakan perilaku merokok juga menjadi faktor pendukung masuknya Virus Corona ke dalam tubuh.

"Yang kedua adalah untuk seorang perokok, maka perilaku merokok dengan memegang rokok dengan jari kemudian kontak ke mulut akan memudahkan kontaminasi virus itu masuk ke dalam tubuh kita," kata dia.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved