Virus Corona

Kasus Terbanyak di Kota Risma, Jatim Rekor Tertinggi Kenaikan Kasus Positif Covid-19, Ini Sebabnya

Kasus Terbanyak di Kota Risma, Provinsi Jawa Timur catat rekor tertinggi kenaikan kasus positif covid-19, ternyata ini penyebabnya

Editor: Amalia Husnul A
Lawancovid
Update Corona 21 Mei Surabaya Tambah 311 kasus. Provinsi Jawa Timur ( Jatim ) mencatat rekor tertinggi kenaikan kasus positif covid-19, kota yang dipimpin Risma jadi penyumbang kasus terbanyak, ternyata ini penyebabnya. 

Lebih lanjut disampaikan pria yang juga menjabat sebagai Dirut RSUD dr Soetomo ini menyebutkan bahwa tambahan kasus baru di Jatim sebanyak 502 kasus tersebut mayoritas adalah hasil PCR dari ITD Unair sebanyak 488 orang di tanggal 18, 19 dan 20 Mei 2020. 

Dikatakan Joni, tambahan kasus terbanyak ini menjadi warning bagi seluruh warga Jawa Timur bahwa seluruh warga harus disiplin dengan ketat.

Jika peningkatan kasus terus bertambah, maka yang harus disediakan pemerintah untuk masyarakat bukan hanya masker, hand sanitizer dan sosialisasi physical distancing.

"Kalau kita tak bisa disiplin maka yang disediakan pemerintah adalah ruang observasi, rumah sakit, ventilator, dan peti mati. Dan sarana yang disediakan oleh pemerintah tidak akan pernah cukup sebelum penyebarannya tidak ditangani," tegas Joni.

Ia menegaskan bahwa tambahan kasus terbanyak memang di Surabaya Raya yang kuantitaf mencapai 395, dan Malang Raya bertambah 6 orang.

Untuk itu ia meminta agar seluruh masyarakat harus disiplin mematuhi aturan Pergub, Perbup dan Perwali yang sudah mengatur PSBB.

"Tambahan Kasus ini berasal dari PDP lalu berubah jadi positif sebanyak 34 persen dan 12 persen dari ODP," tegas Joni.

Faktor Penyebab

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Jawa Timur Kohar Hari Santoso menegaskan bahwa tambahan 502 kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim hari ini, Kamis (21/5/2020), mayoritas adalah dari klaster yang sudah ada.

Namun begitu juga ada tambahan klaster baru dari klaster salah satu rumah sakit di Surabaya. Dimana ada sejumlah tenaga kesehatan yang terjangkit covid-19.

"Mayoritas memang tambahan barunya dari klaster yang sudah ada. Yang baru ada klaster dari salah satu rumah sakit, yang positif sebanyak 20 orang. Sebanyak 12 di antaranya adalah dari tenaga kesehatan. Empat orang diantaranya dokter dan tiga diantaranya adalah 3 dokter spesialis," kata Kohar.

Dikatakan Kohar para tenaga kesehatan tersebut mayoritas tidak melakukan penanganan pada pasien covid-19.

Melainkan memberikan pelayanan di tempat lain.

Selain dari klaster rumah sakit, dikatakan Kohar yang juga menjadi penambah kasus baru adalah warga masyarakat yang usai melakukan perjalanan luar negeri sebanyak 12 orang.

Kemudian juga ada beberapa yang usai melakukan perjalanan dari dan ke wilayah di Jatim.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved