Minggu, 26 April 2026

Virus Corona di PPU

Wabup PPU Hamdan Ingatkan Kewaspadaan Tren Kasus Covid-19 Setelah Lebaran Idul Fitri

Dalam kurun waktu sepekan ini, tren kasus covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur cenderung menurun

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Tren kasus covid-19 di Kabupaten PPU terus mengalami penurunan 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dalam kurun waktu sepekan ini, tren kasus covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur cenderung menurun.

Bahkan, berdasarkan rilis harian Tim Gugus Tugas Penanganan covid-19 PPU, dalam hampir seminggu ini kondisi kasus covid-19 tidak ada penambahan ODP maupun PDP, malah banyak ODP yang selesai pemantauan.

Tren tersebut mendapat respon dari Wakil Bupati PPU, Hamdam.

Dikatakannya, saat ini kondisi kasus covid-19 di PPU semakin membaik, bahkan di grafik Kaltim dan PPU sudah mulai melandai atau mengalami penurunan.

“Semoga PPU kedepan semakin membaik,” harapnya.

Baca Juga

Mengejutkan! Penelitian Asal Corona Bisa Disetop Karena Persoalan Politik, Padahal Ada Titik Terang

Virus Corona Terus Ancam Surabaya, Anak Buah Khofifah Peringatkan Wilayah Risma: Tidak Main-main

Update Virus Corona Sebaran 23.851 di Indonesia 27 Mei, Kalimantan Timur Ada 3 Kasus Baru

Namun ucap dia, walaupun trennya cukup menurut, pengawasan di pintu masuk dan penerapan protokol kesehatan covid-19 tetap terus dilaksanakan. Apalagi menurutnya, yang perlu diwaspadai di masa arus balik pasca lebaran.

“Mungkin bukan kita yang kembali, tapi ada orang lain yang masuk ke PPU untuk mencari peruntungan, makanya tetap kita lakukan pengawasan di pintu masuk,” ungkapnya.

Sementara itu, updat perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di PPU per 28 Mei 2020.

Melalui Juru Bicara Pemerintah Kabupaten PPU terkait penanganan COVID-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, dr Arnold Wayong, MM menyatakan bahwa per hari ini tidak ada penambahan baik ODP maupun PDP di PPU.

“Per hari ini belum ada penambahan untuk kasus covid-19 di PPU, tapi hari ini ada dua ODP lagi yang sudah selesai pemantauan,” ujarnya.

Lanjut Arnold, saat ini pihaknya menangani kasus Covid-19 di PPU masih sebanyak 250 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, diantaranya sebanyak 221 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diantaranya 32 kasus masih dalam pemantauan dan 189 kasus sudah selesai pemantauan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved