Virus Corona
Amarah Risma Memuncak, Mobil PCR Bantuan BNPB Tak Bisa Digunakan di Surabaya, Sebelumnya Menangis
amarah Tri Rismaharini alias Risma marah besar setelah mobil PCR bantuan BNPB tak bisa digunakan untuk atasi Virus Corona covid-19 di Surabaya
Namun harus diurungkan lantaran Pemprov mengalihkan ke daerah lain.
"Akhirnya, kami dua kali membubarkan pasien untuk melakukan tes swab,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya itu.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba naik pitam begitu mengetahui mobil laboratorium PCR bantuan dari BNPB tidak dapat digunakan oleh Pemkot.
Padahal, menurut Risma dirinya yang secara langsung melakukan komunikasi dengan BNPB pusat agar diberikan bantuan untuk penanganan covid-19 di Surabaya.
Dia tak bisa menyembunyikan kegeramannya begitu mengetahui mobil PCR itu dilempar ke daerah lain di Jawa Timur.
• Risma Siapkan 2 Skenario Besar Hentikan Penyebaran Virus Corona di Surabaya, Sediakan 3 Hotel
• Disorot Jokowi, Risma Siapkan Skenario Besar Putus Rantai Penyebaran Virus Corona di Surabaya
Sebelumnya menangis
Wali kota Risma menangis ketika bantuan tersebut sampai di Balai Kota Surabaya. Dia mengaku senang hingga tak kuasa membendung air mata.
"Alhamdulillah, saya terima kasih sekali, karena terus terang kita butuh percepatan untuk memutus mata rantai ini ( covid-19 )," kata Risma seusai menerima bantuan tersebut secara langsung, dikutip dari Surya, Kamis.
Tri Rismaharini alias Risma senang mendapat bantuan dari BIN.
Dia berharap alat kesehatan serta perlengkapan lainnya yang diberikan bisa membantu mempercepat penanganan covid-19 di Surabaya.
"Karena alatnya sudah lengkap, mudah-mudahan kita bisa selesaikan," ujarnya.
Selain alkes, bantuan yang juga didapatkan Pemkot Surabaya, yaitu ambulans dan mobil laboratorium untuk pemeriksaan swab.
(*)
Ikuti >>> Update Virus Corona