Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Bupati Berau Serahkan Bansos untuk Pekerja Pariwisata Terdampak Corona

Dengan besaran bantuan social masyarakat adalah Rp250.000 per orang per bulan selama tiga bulan terhitung Mei sampai dengan Juli 2020.

HUMASKAB BERAU
PEKERJA WISATA - Bupati Berau Muharram didampingi Wakil Bupati Agus Tantomo menyerahkan bantuan sosial kepada pekerja pariwisata di Kantor BRI cabang Tanjung Redeb, Selasa (2/6/2020). 

TANJUNG REDEB - Bantuan kepada para pekerja sektor pariwisata dari telah diserahkan. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Muharram didampingi Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo kepada lima perwakilan pekerja pariwisata, Selasa (2/6) di Kantor BRI cabang Tanjung Redeb.

Berdasarkan SK Gubernur Kalimantan Timur Nomor 460/K.334/2020 tanggal 15 Mei 2020 tentang Penetapan Penerima dan Besaran Bantuan Sosial Masyarakat Bagi Tenaga Kerja Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terdampak COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur total penerima bantuan sebanyak 3.496 orang.

Dengan besaran bantuan social masyarakat adalah Rp250.000 per orang per bulan selama tiga bulan terhitung Mei sampai dengan Juli 2020.

Dan khusus di Kabupaten Berau, dari total 240 orang yang diajukan pada tahap pertama, sebanyak 86 yang berhasil masuk tahap I dan sisanya sebanyak 154 sementara diproses untuk tahap berikutnya. Dari jumlah tersebut, Pemandu Wisata sebanyak 59 orang, Hotel/Resort sebanyak 18 orang dan travel sebanyak 9 orang.

Adapun mekanisme penyerahannya melalui Bank Rakyat Indonesi (BRI) pada unit terdekat dengan domisili penerima yaitu Unit BRI Kelay (Tanjung Redeb), Unit BRI Tanjung Batu, Unit BRI Talisayan, Unit BRI Teluk Bayur dan Unit BRI Tepian Buah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Berau, Muharram mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan kepada para pekerja pariwisata. Dimana saat ini sektor pariwisata sangat terdampak atas pandemic yang terjadi.

“Semoga ini bisa meringankan beban para pekerja sektor pariwisata yang sudah cukup lama tidak mendapatkan penghasilan seiring ditutupnya sejumlah objek wisata. Dan ini bantuannya per orang bukan kepala keluarga. Jadi misalnya ada kakak beradik yang kerja di pariwisata maka tetap bisa mendapatkan bantuan,” pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved