Virus Corona di Balikpapan

Hendak Masuk Lokasi Kerja, 4 Pekerja Sektor Migas dan Batu Bara Positif Covid-19

Kasus terkonfirmasi positif baru berjumlah 4 orang dan mereka berasal dari satu perusahaan migas dan 3 perusahaan batu bara.

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, kasus terkonfirmasi positif baru berjumlah 4 orang dan satu perusahaan migas dan tiga dai perusahaan batu bara 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sudah satu hari Pemerintah Kota Balikpapan memperketat akses masuk warga luar daerah melalui udara maupun laut dengan mensyaratkan uji swab.

Namun ternyata, dari hasil pengetatan itu data terbarunya ada pekerja dari  salah satu perusahaan yang bergerak di bidang migas dan batu bara terkonfirmasi positif hari ini.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi, kasus terkonfirmasi positif baru berjumlah 4 orang dan mereka berasal dari satu perusahaan migas dan 3 perusahaan batu bara.

"Hari ini jumlah terkonfirmasi positifnya bertambah 4 kasus, jadi seluruhnya 70 kasus, 4 kasus ini disumbang perusahaan bidang migas dan batu bara," ujarnya saat menerima bantuan 1.000 rapid test di RSPB, Kamis (4/6/20).

Baca Juga

Beda Data dengan Provinsi, Tim Gugus Bontang Klarifikasi tak Ada Penambahan Kasus Positif Corona

NEWS VIDEO Kabar Duka Tenaga Medis, Dokter Wuhan yang Kulitnya Menghitam Karena Virus Corona Wafat

Corona di Dunia Belum Tuntas, Virus Mematikan Kembali Muncul di Negara Ini, Kenali Cara Penularannya

Dari informasi yang dijelaskan Rizal Effendi, keempatnya masuk ke Kota Balikpapan melalui Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan.

Mereka merupakan pekerja dari daerah Jawa yang hendak masuk ke lokasi kerja di wilayah Kalimantan Timur.

Namun mereka baru melakukan swab di Balikpapan karena kemarin kewajiban uji swab masih belum diberlakukan.

"Mereka ini mau masuk ke proyek, kemarin kan belum berlaku swab, jadi swabnya baru di Balikpapan, ternyata positif," katanya.

Sementara Rizal Effendi menambahkan, penerapan wajib uji swab memang untuk mewaspadai para pekerja dari luar Kaltim yang rentan terpapar covid-19.

Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi. Pasalnya pergerakan pekerja di sektor migas dan batu bara saat ini sangatlah dinamis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved