Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Haji 2020 Dibatalkan, Wabup Sebut Corona Bisa Menular ke Jamaah, Berharap Mengerti dan Sabar

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kubar Edyanto Arkan mengatakan, keputusan Kementerian Agama merupakan hasil terbaik.

HUMASKAB KUBAR
DIBATALKAN - Ilustrasi Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri) saat menyambut kedatangan jamaah haji Kubar 2019 di Masjid Al-Muttaqin Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu. Menteri Agama telah memutuskan untuk membatalkan pemberarangkatan calon jamaah haji 2020. 

SENDAWAR- Kementerian Agama RI memutuskan penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun 2020 ini dibatalkan. Alasannya, pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Coronavirus Disease-19 (Covid-19) yang belum selesai.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Kebarangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Haji tahub 1441/2020 M, dan disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi dalam telekonferensi, di Jakarta pada 2 Juni 2020.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kubar Edyanto Arkan mengatakan, keputusan Kementerian Agama merupakan hasil terbaik.

“Kubar harus dapat memahami segala kondisi yang belum aman, ditandai dengan belum dibukanya tempat suci itu. Saya meminta jemaah calon haji untuk mengerti dan memahami kondisi ini,” ujar Wabup, Rabu (3/6/2020).

Pihak Arab Saudi, menurutnya, sudah mempertimbangkan belum aman secara keseluruhan. Ada beberapa kegiatan saat menunaikan ibadah haji yang dilakukan bersama-sama atau rombongan.

Diantaranya, di dalam pesawat, masuk embarkasi, masuk bandara negara Arab Saudi, melakukan tawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali), sa’i, arafah dan mina.

Wabup menyebutkan, ada sekitar 85 jemaah calon haji yang sudah memenuhi persyaratan dan siap berangkat. Namun belum bisa berangkat pada 2020 ini. Mudah-mudahan jemaah calon haji menerima dengan hati yang ikhlas.

“Kami yakin ada hikmah di balik itu semua. Jadi diharapkan untuk bersabar,” ucapnya.

Jemaah calon haji yang sudah siap berangkat pada 2020 namun ditunda 2021 diharapkan tetap semangat.

“Dengan semangat itu semoga diberikan kesehatan, kelapangan, tenaga dan sebagainya. Sehingga keberangkatan haji pada 2021 nanti semuanya lebih siap.

Sekarang ini yang perlu dilakukan misalkan lebih banyak mempelajari tata cara keibadahan haji,” ujarnya. (adv/hms6/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved