Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Setelah Dua Bulan WFH, Para Pegawai Ikuti Apel Gabungan Dipimpin Bupati Muharram

seluruh OPD tetap memperhatikan protokol kesehatan meskipun jam kerja sudah mulai diberlakukan secara normal.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB BERAU
APEL PERDANA - Para pegawai dari seluruh OPD mengikuti apel gabungan di halaman kantor Bupati Berau, Senin (8/6/2020). Ini merupakan apel perdana setelah sekitar dua bulan mereka lebih banyak bekerja dari rumah (WFH) karena mencegah penularan Corona. Apel kali ini dipimpin Bupati Muharram. 

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau kembali memulai aktivitas kerja setelah sekitar dua bulan diterapkan sistem kerja dari rumah (WFH). Kegiatan diawali dengan apel pagi gabungan yang diikuti oleh seluruh ASN, PTT dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (8/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muharram yang menjadi pembina menyampaikan bahwa seluruh OPD tetap memperhatikan protokol kesehatan meskipun jam kerja sudah mulai diberlakukan secara normal.

Karena kondisi yang saat ini terjadi masih belum terlalu membaik. Sehingga sangat diperlukan kerja sama untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya penyebaran covid-19.

Ia menjelaskan bahwa kondisi penanganan covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah selama dua bulan ini memerlukan anggaran yang cukup besar. Dari total anggaran yang disediakan senilai Rp 95 miliar, telah dimanfaatkan sekitar Rp 60 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk biaya operasional yang difokuskan ke rumah sakit, BPBD dan Dinkes serta pemberian bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat.

“Sebesar itu lah yang harus kita keluarkan dalam memerangi virus ini. Jadi cukup menguras tenaga dan pikiran. Sehingga kita perlu bersama-sama menjaga agar tidak terjadi penularan lagi. Karena mengurus para pasien ini memerlukan waktu yang sangat lama hingga 45 hari. Termasuk juga dampak sosial di masyarakat khususnya dalam sektor perekonomian,” ujarnya.

Muharram menegaskan saat ini sudah mulai dicanangan penerapan new normal. Dalam artinya, kembali hidup normal dengan cara yang baru. Dengan memperhatikan protokol kesehatan, penerapan hidup sehat dan bersih menjadi kunci utama dalam mewujudkannya.

“Mari kita mulai filter kesehatan dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Karena saat ini pandemi masih tetap berlangsung, bahkan sudah ada lagi penambahan dua pasien dari kluster baru. Jadi kita harus tetap waspada,” pungkasnya. (adv/hms5)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved