Senin, 13 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Cara Mudah Rapid Test di RS Siloam Balikpapan, Berikut Alurnya

rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring,bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun perlu diketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Sehingga, rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau covid-19.

Dewasa ini, rapid test dibutuhkan untuk bepergian menggunakan transportasi umum, baik darat, laut hingga udara. Rapid test merupakan persyaratan orang dalam negeri yang ingin melakukan perjalanan.

Namun banyak yang masih bingung dengan alur bagaimana cara melakukan rapid test. Berikut tata cara melakukan rapid test di Siloam Hospitals Balikpapan.

"Mekanisme dan alurnya sebenarnya sederhana. Masyarakat yang datang ke rumah sakit pertama harus mendaftar di customer service. Idealnya mendaftar 1 hari sebelum pengambilan sampel," ujar Business Division Head Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Mark Green Tarumetor E, Rabu (10/6/2020).

Setelah itu, masyarakat diminta mengisi data diri sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), lalu membayar biaya administrasi sebesar Rp350.000 pernah orang, khusus kepesertaan mandiri.

Setelah itu, masyarakat akan mendapat nomor antrian lalu diarahkan menuju laboratorium pengambilan sampel. Hasil test akan keluar 2 jam kemudian. Selain itu, Siloam Hospitals juga menyediakan rapid test driver thru, diperuntukkan bagi mereka yang masih memiliki kekhawatiran masuk di rumah sakit.

"Mekanismenya sama, mendaftar satu hari sebelumnya. Pengambilan sampel akan dilakukan di mobil dan hasilnya akan kami kirimkan melalui email," jelasnya.

Rapid test di Siloam Hospitals di hari kerja melayani dari pukul 08.00 hingga 20.00 Wita. "Namun karena banyak juga masyarakat yang meminta hari libur. Kami tetap melayani, namun ada biaya tambahan sebesar Rp120.000," ungkapnya.

Hasil rapid test yang dilakukan di Siloam Hospitals Balikpapan, juga akan diserahkan ke Dinas Kesehatan setempat. "Hasil rapid test negatif, akan kami berikan surat kesehatan kepada yang bersangkutan. Jika yang kami temukan reaktif, yang bersangkutan dianjurkan melakukan test lanjutan dan isolasi mandiri. Semua hasil test ini, baik negatif dan lain, kami laporkan ke Dinas Kesehatan," pungkasnya.

dr. Mark Green Tarumetor E menegaskan rapid test prinsipnya sementara, hanya menggambarkan kondisi saat ini. Sehingga saat kontak dengan banyak orang, dianjurkan kembali rapid test antara 7 - 10 hari berikutnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved