Pangkat TNI Gadungan Ini Tak Main-main & Pakai Sopir Pribadi, Ditangkap Bareng Pacar Saat Mau Menipu
Yang cukup mengagetkan, pangkat yang digunakan anggota TNI gadungan tersebut tak main-main.
TRIBUNKALTIM.CO - Seorang anggota TNI gadungan bersama pacarnya ditangkap saat hendak menipu.
Yang cukup mengagetkan, pangkat yang digunakan anggota TNI gadungan tersebut tak main-main.
Ferdinand Mesias Santi (45), pria asal Bandung diamankan oleh anggota Kodim 0822 Bondowoso, Selasa (16/6/2020).
Sebab, pria tersebut diduga hendak melakukan penipuan kepada warga Bondowoso.
• Kabar Gembira! Indonesia Telah Temukan Obat Corona, Rupanya Bahan Banyak di Pasaran & Terdaftar BPOM
• Ini Jadwal Resmi Masuk Sekolah Kemendikbud, SMA & SMP Duluan, Ada Imbauan Khusus Soal Izin Orangtua
• Sempat Membaik dan Pulang, Kondisi HS Tiba-tiba Drop lalu Meninggal, Sebelumnya Ditagih Rp 6,7 Juta
• Pria Ini Akhirnya Gigit Jari Usai Setor Rp 1,8 Miliar Demi Anaknya Masuk Akpol, Begini Nasibnya Kini
Ferdinan mengaku sebagai anggota TNI AU bersama pacarnya yang bernama Imanian (31).
Selain itu, dia juga membawa sopir pribadi untuk meyakinkan korbannya bahwa dia seorang anggota TNI.
Saat itu, dia hendak melakukan transaksi pembelian mobil dengan salah seorang warga Kelurahan Nangkaan.
Namun, geliat Ferdinan mencurigakan bila dia sebagai anggota TNI.
Akhirnya, warga Bondowoso melaporkan pria tersebut pada Bhabinsa Nangkaan.
“Pelaku ini hendak membeli mobil milik warga, dia mengaku TNI namun perilakunya mencurigakan,” kata Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.
Akhirnya, Ferdinan dibawa ke Makodim 0822 Bondowoso dan dilakukan pemeriksaan.
"Kami interogasi selama 20 menit, tetap tidak mengaku,” terang Jadi.
Ketika ditanya apakah dari Mabes AU atau Mabes TNI, pelaku nampak kebingungan.
• Putra Papua Pertama Raih Bintang 3 di TNI AD, Istri Melahirkan Empat Kali Tanpa Didampingi
• Terungkap, Penyebab Pesawat TNI AU Jatuh ke Permukiman, Alami Hal Ini, Jatuh 4 Km Sebelum Landasan
Hal itu semakin menunjukkan bahwa Ferdinand bukan anggota TNI.
Selain itu, juga ditanyakan dari angkatan siapa, satuan di mana, namun dia tidak tahu.
Bahkan, saat ditanya NRP-nya tidak ada.
Padahal, untuk mengecek anggota, tinggal mengecek NRP-nya.
"Ternyata ketika dicek NRP-nya ternyata seorang Bintara, tapi bukan dia," papar dia.
Akhirnya, terbongkarlah identitas tentara gadungan tersebut.
Bahkan, ditelusuri lebih jauh, Ferdinan sudah pernah melakukan penipuan di beberapa kota.
Di antaranya Kabupaten Alor NTT, Malang dan di Bondowoso, namun tidak berhasil.
Letkol Inf Jadi menambahkan, tentara gadungan tersebut tinggal di Malang.
Seragam yang dipakainya dibeli dari Pasar Senen Jakarta.
• Seorang Berbaju Seperti Pilot Melayang dengan Parasut, Kesaksian Warga Lihat Pesawat TNI AU Jatuh
• Pesawat Tempur Milik TNI AU Jatuh di Dekat Permukiman Warga, Begini Kondisi Pilot dan Penyebabnya
Profesinya sendiri sebagai pelaksana pekerjaan sebuah proyek.
Karena sudah diketahui sebagai TNI gadungan, Kodim langsung melepas seragam tentara yang dipakainya.
Setelah itu, diserahkan ke Polres Bondowoso untuk diproses lebih lanjut.
TNI gadungan Tipu Perempuan hingga Puluhan Juta
Penipuan dengan modus menjadi anggota TNI juga pernah terjadi di Pekalongan, April 2020 lalu.
R (25), TNI gadungan berpangkat Kapten ditangkap lantaran menipu seorang perempuan SM (39) hingga puluhan juta rupiah.
Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom mengatakan, penipuan berawal saat pelaku berkenalan dengan SM pada awal Januari kemarin di media sosial.
Tersangka mengaku anggota TNI yang bertugas di Jakarta berjanji akan menikahi SM apabila pindah ke Komando Distrik Militer (Kodim) Pemalang.
“Pelaku merayu korbannya agar mentransfer uang Rp 60 juta untuk kepindahan tugas ke Kodim Pemalang. Akal bulus pelaku berhasil dan korbannya mengirim uang dengan harapan akan dinikahi,” ujar Akrom kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).
Beberapa bulan kemudian, korban mendatangi Kodim Pemalang bermaksud untuk bertemu dan menagih janji pelaku.
Namun, pelaku enggan bertemu dengan alasan sedang dinas di luar kota.
“Saat korban berada di Kodim Pemalang, korban baru menyadari ia telah menjadi korban penipuan," ujarnya.
Merasa telah dibohongi, korban melaporkan ke Polres Pekalongan Jawa Tengah.
“Kapten gadungan tersebut sebelumnya ditangkap oleh Koramil Taman. Karena lokasi kejadian penipuan di wilayah hukum kami, kemudian dilimpahkan ke Polres Pekalongan,” tuturnya.
Akrom mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai orang yang baru dikenal.
Terlebih, lanjutnya, orang yang baru dikenal meminta untuk mentransfer sejumlah uang dalam jumlah yanng besar.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Letkol TNI Gadungan Ditangkap Bersama Pacarnya Saat Hendak Menipu" dan "TNI Gadungan Berpangkat Kapten Ini Tipu Perempuan hingga Puluhan Juta"