Virus Corona
Kabar Buruk Virus Corona Meningkat di Surabaya, Wilayah Risma Harus PSBB Lagi?
Kabar buruk kasus Virus Corona alias covid-19 meningkat lagi di Surabaya, wilayah Risma harus PSBB Lagi?
TRIBUNKALTIM.CO - Kabar buruk kasus Virus Corona alias covid-19 meningkat lagi di Surabaya, wilayah Risma harus PSBB Lagi?
Muncul wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) bakal kembali diterapkan di Surabaya.
Hal ini mengacu tingginya kasus covid-19 di wilayah Risma yang terjadi setelah PSBB berakhir.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Jawa Timur (Jatim) mengungkap sejumlah alasan kenapa PSBB bisa diterapkan lagi di Kota Surabaya.
Alasan utamanya adalah karena kasus positif Virus Corona atau covid-19 di Kota Surabaya kembali tinggi alias makin ganas setelah PSBB berakhir.
Kesadaran masyarakat Kota Surabaya untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19 juga dinilai makin kendor setelah tidak ada PSBB.
• Gugus Tugas Ngenes, Rasio Tracing Covid-19 Surabaya Terendah di Jatim, JK Ingatkan bisa Lampaui DKI
• Akhirnya 2 Mobil PCR Pergi dari Surabaya, Risma Hanya Ucap Ini dan Beri Sesuatu dari Dolly ke Crew
• Beda Nasib Pelanggar Aturan Masa Transisi Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Alasan Risma tak Ada Denda
Menanggapi itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya tak ingin PSBB kembali diterapkan di Kota Surabaya.
"Kami bekerja untuk bagaimana hal-hal itu tidak terjadi," kata Wakil Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser, Rabu (17/6/2020).
Pemkot Surabaya di bawah Wali Kota Tri Rismaharini atau Risma saat ini disebutnya terus berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 secara penuh.
Namun, juga tetap mempertimbangkan roda perekonomian warga agar tetap dapat berjalan selaras dengan upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
Keduanya, disebut Fikser tetap menjadi perhatian Pemkot Surabaya.
Oleh sebab itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya itu mengatakan, harusnya dalam situasi seperti ini semua pihak harus sadar dan bahu membahu untuk menyelesaikan wabah ini.
"Dengan melibatkan partisipasi warga yang kuat, kesadaran warga kita dorong, kita harapkan hal itu tidak terjadi (PSBB kembali diberlakukan)," ungkap Fikser.
• Risma dan 2 Bupati di Surabaya Raya Sudah Diperingati Para Pakar, Khofifah Sebut Mestinya Sabar Dulu
Menurut Fikser, sejauh ini, Pemkot Surabaya terus melakukan pola penanganan pandemi ini secara massif.
Pelacakan atau tracing dilakukan dan dibarengi dengan pemeriksaan massal seperti rapid test serta swab test.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/risma-dan-psbb-surabaya-18062020.jpg)