PPDB 2020

PPDB Jalur Reguler Dibuka Sampai Tanggal 2 Juli, SMKN 1 Samarinda Siapkan Posko Pengaduan

Sekolah tingkat menengah atas membuka pendaftaran peserta didik baru atau PPDB online jalur reguler mulai tanggal 29 Juni sampai 2 Juli

TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMKN 1 bagian pengaduan, melayani calon siswa pendaftar dan orangtua di SMKN 1 Samarinda di Jalan Pahlawan Samarinda pada masa PPDB reguler online, Selasa (30/6/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sekolah tingkat SMA maupun SMK membuka pendaftaran peserta didik baru atau PPDB  online jalur reguler. PPDB online ini dibuka mulai tanggal 29 Juni sampai 2 Juli.

Mengantisipasi lonjakan serta memudahkan para calon siswa mengurus pendaftaran, pihak SMKN 1 Samarinda membuat posko khusus. Posko tersebut merupakan posko pengaduan penerimaan siswa-siswi baru.

Ketua panitia Sarwiyono, Selasa (30/6/2020) mengatakan pembuatan posko ini bertujuan untuk meringankan sekaligus memudahkan calon murid mendaftar secara online. Posko tersebut diletakkan di depan pintu utama sekolah.

"Kita memang dorong (calon siswa) mendaftar langsung ke rumah. Kalau Ada Kasus tertentu seperti tidak memiliki gadget dan tidak ada akses internet bisa diarahkan langsung ke sekolah," ucapnya.

Baca juga; Soal Reshuffle, Mardani Ibaratkan Jokowi Pelatih Barcelona, Effendi Gazali Sebut Presiden Liverpool

Baca juga; Waspada Virus G4, Flu Babi Jenis Baru Muncul di China, Bisa Jadi Pandemi, Ini Cara Penularannya

Baca juga; Balikpapan Keberatan Diberi Warna Hitam, Gugus Tugas Usul Perubahan Warna Peta Covid-19 Kaltim

Sementara itu, penerimaan siswa melalui jalur online lebih mudah ketimban manual. Selain menghemat waktu, sistem pendaftaran online ini mencegah terjadinya kerumunan di sekolah.

"Segi petugas seperti ini tidak Ada kerumunan antrian. Petugas yang bekerja keras bagian informasi didepan. Agar tidak berkerukun Kita antisipasi membuat selebaran dan aduan. Secara umum lebih enak seperti ini," kata Sarwiyono.

Meskipun pendaftaran bersifat online, sekolahnya tetap membuka pendaftaran secara manual. Khususnya bagi calon pendaftar yang tidak memiliki gadget atau internet untuk mengakses secara online.

"Kasus orangtua tidak punya hp tersebut. Kepala Dinas sudah instruksikan kalau tidak punya ponsel segera langsung datang," katanya. Sekolah tersebut menampung sekitar 432 orang siswa baru untuk tahun ini. Kuota pendaftaran jalur reguler tahun ini hanya sebesar 346. (Jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved