Virus Corona di Tarakan
Seorang Dokter di Tarakan Sembuh dari Covid-19, Sisa 5 Nakes yang Masih Dirawat
Bertambah lagi kasus sembuh dari covid-19 atau Virus Corona di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (8/7/20)
Penulis: Risnawati | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN- Bertambah lagi kasus sembuh dari covid-19 atau Virus Corona di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (8/7/20)
Pertambahan jumlah kasus sembuh dari covid-19 hari ini sebanyak 1 orang setelah mendapatkan hasil swab yang menunjukkan negatif covid-19 sebanyak 2 kali.
Hal ini disampaikan dr Devi Ika Indriarti selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Tarakan saat press release perkembangan covid-19 di Tarakan.
"Hari ini tidak terdapat penambahan kasus konfirmasi positif covid-19. Hanya saja ada pertambahan 1 pasien yang dinyatakan sembuh dari covid-19," ujar dia.
Adapun identitas dari pasien yang dinyatakan sembuh dari covid-19 tersebut yakni pasien konfirmasi positif covid-19 ke 77 berinisial MA (27) seorang perempuan warga Kelurahan Pamusian.
Baca Juga
Bukti Baru, Ratusan Ilmuwan Beber Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Desak WHO Revisi Ini
ASN Pemprov Kaltara Positif Corona, 6 Kontak Eratnya Dinyatakan Negatif, Dipulangkan dari Karantina
Diketahui pasien MA (27) merupakan seorang dokter yang bekerja di salah satu UPT Dinas Kesehatan Kota Tarakan.
Ia dirawat sebagai pasien covid-19 pada pekan lalu, tepatnya pada Selasa (30/6/20) di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT)
Devi menambahkan, hingga saat ini, tenaga kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif covid-19 dan masih dilakukan perawatan yakni sebanyak 5 orang.
Sebagai informasi, jumlah kumulatif Nakes di Tarakan yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 17 orang. Sebanyak 12 Nakes yang telah dinyatakan sembuh dari covid-19.
Hingga berita ini diturunkan total kumulatif kasus pasien sembuh dari covid-19 di Kota Tarakan sebanyak 61 orang.
"Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Tarakan agar selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19
dengan mengadaptasi kebiasaan baru seperti menggunakan masker kain, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, dan menghindari kerumunan," pintanya (*)
Baca Juga
Kabar Terbaru, Akhirnya WHO Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, 239 Ilmuwan Desak Revisi
NEWS VIDEO Dokter Reisa Beber Kapan Vaksin Virus Corona Buatan Indonesia Disuntikkan
Kasus Jatim Tertinggi, Dokter Reisa Beber Kapan Vaksin Virus Corona Buatan Indonesia Disuntikkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jubir-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-kota-tarakan-dr-devi-ika-indriarti01.jpg)