Senin, 27 April 2026

Segera Login ppdbsumbar.id untuk Lihat Pengumuman PPDB Sumbar 2020 SMA/SMK Hari Ini, Caranya Mudah!

Hasil pengumuman PPDB Sumbar 2020 SMA dan SMK akan diumumkan hari ini Kamis 9 Juli melalui link PPDB Sumbar yang resmi di ppdbsumbar.id.

Editor: Doan Pardede
ppdbsumbar.id
PPDB SUMBAR 2020 - Segera login ppdbsumbar.id untuk melihat hasil pengumuman PPDB Sumbar 2020 untuk SMA dan SMK tahap pertama yang akan diumumkan hari ini, Kamis (9 /7/2020) 

• Berita Terbaru Gaji 13 PNS Pensiunan TNI Polri, Sri Mulyani Akhirnya Beri Kepastian, Cek Besarannya

• Tak Cuma Gaji ke 13, PNS Bakal Dapat Kenaikan Uang Pensiun, Bisa Rp 20 Juta Per Bulan, Ini Skemanya

Ada Indikasi Pemalsuan Data pada PPDB Online SMA di Sumbar, Alamat di KK Ditempel-tempel

Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA dan SMK Sumbar Suryanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi dan validasi data pelamar SMA sebelum diumumkan besok, Kamis (9/7/2020).

Verifikasi dan validasi dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita tidak ingin ada orang yang dirugikan," tutur Suryanto kepada TribunPadang.com saat berkunjung ke SMAN 1 Padang, Rabu (8/7/2020) sore.

Suryanto mengungkapkan, pihaknya menemukan ada beberapa dokumen yang terindikasi dipalsukan.

"Kita sudah ketemu, itu ada beberapa dokumen yang dipalsukan, contoh ada kartu keluarga (KK) mereka (alamatnya) ditempel-tempel," ungkap Suryanto.

Adanya dokumen yang terindikasi dipalsukan tersebut, Suryanto meminta seluruh panitia di sekolah untuk ketat dalam proses verifikasi dan validasi data.

Suryanto tak menyebutkan jumlah pasti penemuan tersebut dan lokasi sekolahnya.

• Bandar Sabung Ayam yang Nyaris Tikam Perwira Polisi Rupanya Bukan Orang Sembarangan, Begini Nasibnya

• Ramalan Zodiak Terbaru Kamis 9 Juli 2020 Cancer Didukung Orang Tersayang, Taurus Ada Perubahan Besar

"Yang jelas ada, sudah kita cek dan lihat, kita ragukan keabsahannya, kemudian kita panggil," tegas Suryanto.

Kalau misalnya, ada dokumen yang ternyata palsu, maka data peserta didik tersebut dibuat tidak valid.

"Bisa buatkan datanya tidak valid, kalau diragukan datanya, tidak bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi, dibuat data tidak valid," tutur Suryanto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved