Ketua DPRD Samarinda Meninggal

KABAR DUKA - Ketua DPRD Samarinda Siswadi Meninggal Dunia, Masih Pimpin Rapat 1 Hari Sebelumnya

Informasi Ketua DPRD Samarinda yang juga Ketua PDIP Samarinda H Siswadi meninggal dunia ini cukup mengejutkan.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Doan Pardede
Tribunkaltim.Co
SISWADI MENINGGAL DUNIA - Ketua DPRD Samarinda Siswadi meninggal dunia, Kamis (10/7/2020). H Siswadi yang juga menjabat yang Ketua PDIP Samarinda atau PDI Perjuangan Samarinda ini meninggal dunia di RS H Darjat Samarinda sekitar pukul 11.50 Wita. 

Fokus pada peningkatan PAD Kota Samarinda

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda menjadi salah satu hal yang disinggung Siswadi dalam Rapat paripurna dengan agenda peresmian pengangkatan sumpah/janji Pimpinan DPRD Kota Samarinda, masa jabatan 2019-2024 berlangsung di gedung DPRD Samarinda Jalan Basuki Rahmat, Rabu(9/10/19).

Agenda yang sempat molor lebih kurang 1 jam tersebut terlaksana tanpa kendala.

Penetapan dilaksanakan usai pengambilan sumpah/janji yang dilanjutkan oleh sambutan Siswadi selaku ketua definitif.

Dalam sambutannya Siswadi menyampaikan ajakan untuk bersama-sama membangun Samarinda.

"Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh anggota DPRD Samarinda, pemerintah daerah dan masyarakat Kota Samarinda, mari dengan kebersamaan yang kita landasi atas demokrasi, dengan mengedepankan asas musyawarah dan mufakat, tanpa mengedepankan kepentingan kelompok dan golongan.

Bersama-sama kita membangun kota Samarinda, kota tepian, kota yang memiliki masyarakat heterogen, agamis, berbudaya, dan berkualitas" ucapnya

Dimintai tanggapannya usai paripurna, Siswadi menyatakan targetnya dalam periode 5 tahun ke depan.

"kita akan tekankan kualitas perda yang kita hasilkan, jadi bukan soal kuantitas" tegasnya.

"Ada fokus yang ingin kami kejar dan targetkan, terutama untuk urusan PAD (pendapatan asli daerah).

Setiap tahun PAD kita selalu stagnan, tidak ada peningkatan yang berarti" lanjutnya.

Membandingkannya dengan PAD kota tetangga Balikpapan, Siswadi menyatakan keinginannya untuk dapat mencapai hasil yang serupa atau bahkan melebihi.

"Balikpapan saja sudah 715 miliar.

Sementara kita sebagai ibukota provinsi masih berkutat di sekitaran angka 530, 540 miliar.

Jadi itu mungkin dalam waktu dekat akan kami komunikasikan dengan pihak eksekutif," tutupnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved