Jumat, 10 April 2026

Berita DPRD Kalimantann Timur

Berharap APBD Kaltim, DPRD Paser Kunjungi Karang Paci Minta Bantu Perbaikan Jalan dan Listrik

Kedatangan mereka dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait permasalahan listrik dan jalan di wilayah Paser.

HUMAS DPRD KALTIM
KONSULTASI - Sejumlah anggota DPRD Paser foto bersama saat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kaltim, Samarinda, Kamis (9/7/2020). Mereka diterima Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan dan Kabag Persidangan dan Humas Hj. Norhayati. 

///TEKS FOTO : 

SAMARINDA - Sejumlah anggota DPRD Paser melakukan kunjungan kerja ke Gedung DPRD Kaltim di Karang Paci, Samarinda, Kamis (9/7). Kedatangan mereka dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait permasalahan listrik dan jalan di wilayah Paser.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Paser Fadli Imawan diterima Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan dan Kabag Persidangan dan Humas Hj. Norhayati.

Fadli mengatakan, pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan guna melakukan percepatan pembangunan dalam arti luas. Namun begitu, pemerataan seakan masih sulit untuk dicapai.

Sudah 60 tahun Kabupaten Paser berdiri. Tetapi masih ada kawasan yang terisolir dan jauh dari berkembang apa lagi maju. Ini karena desadesa tersebut belum tersentuh penerangan atau listrik. Parahnya, lanjut Fadli, kondisi infrastruktur jalan juga terbatas.

Seperti di Kecamatan Tanjung Harapan dan Samu. Kondisi jalan yang memprihatinkan membuat daerah ini tertinggal perekmbangannya dibandingkan kecamatan lainnya.

Kondisi hampir serupa juga terjadi di Kecamatan Batu Engau. Tepatnya di empat desa yaitu Desa Penguren Jaya, Lomu, Segendang dan Riwang yang hingga saat ini belum teraliri listrik. Padahal, tahun 2020 sebelum pandemi covid-19 sudah dilakukan pemasangan tiang listrik. Akan tetapi belum ada tindak lanjutnya.

“Keempat desa tersebut berbatasan dengan Kecamatan Tanjung Harapan. Jalannya “goyang dangdut” apalagi musim hujan luar biasa rusak parah, padahal akses utama karena alternatif lain hanya melalui sungai,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta bantuan DPRD Kaltim agar dapat dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim. Terlebih untuk perbaikan jalan sepanjang 90 Km itu memerlukan biaya besar yang diperkirakan Rp 100 miliar.

 “Kami (DPRD Paser) sudah sampaikan ke anggota DPRD RI Dapil Kaltim Ibu Hetifah dan berjanji untuk diperjuangkan agar mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

DPRD PASER - Suasana pertemuan konsultasi sejumlah anggota DPRD Paser yang berkunjung ke gedung DPRD Kaltim, Samarinda, Kamis (9/7/2020). Mereka diterima Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan dan Kabag Persidangan dan Humas Hj. Norhayati.
DPRD PASER - Suasana pertemuan konsultasi sejumlah anggota DPRD Paser yang berkunjung ke gedung DPRD Kaltim, Samarinda, Kamis (9/7/2020). Mereka diterima Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan dan Kabag Persidangan dan Humas Hj. Norhayati. (HUMAS DPRD KALTIM)

Parahnya, lanjut Fadli Imawan, jalan ini dulunya merupakan jalan provinsi akan tetapi sekarang non status. Oleh sebab itu, pihaknya meminta perhatian pemerintah provinsi dan pusat. Terlebih lagi, lokasinya berdekatan dengan rencana pusat Ibu Kota Negara (IKN).

“Harapan besar dalam waktu yang tidak terlalu lama pimpinan dan anggota DPRD Kaltim bisa melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah desa dimaksud agar bisa merasakan apa yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengaku prihatin atas apa yang dirasakan oleh warga di kawasan yang masih terisolir itu. Dia meminta kepada Pemkab Paser membangun koordinasi dengan berbagai pihak khususnya pemerintah pusat agar mendapat perhatian serius.

Makmur mengatakan provinsi akan memperjuangkan dalam bantuan keuangan saat pembahasan APBD Kaltim oleh Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Nanti akan dievaluasi, intinya skala prioritas mana yang memang mendesak serta diperlukan oleh masyarakat itu menjadi utama untuk dibantu dan medapat porsi yang maksimal yang tentu disesuaikan dengan kemampuan keuangan provinsi,” katanya.

Halaman 1/2
Tags
DPRD Paser
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved