Breaking News:

Berita Pemkot Tarakan

Walikota Tarakan Perintahkan Segera Perbaiki Drainase dan Jalan di Depan Batalyon 613 Raja Alam

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan diperintahkan untuk memperbaiki drainase yang berada di jalan tersebut.

TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH
DRAINASE - Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes meninjau lokasi pembangunan drainase di depan markas Batalyon 613 Raja Alam, Sabtu (11/7/2020). 

TARAKAN - Masyarakat yang sering melewati jalan di depan Markas Batalyon 613 Raja Alam mengeluhkan genangan air setiap hujan turun. Bahkan apabila genangan air telah surut, meninggalkan pasir yang cukup banyak di jalan tersebut.

Melihat banyaknya pasir di jalan tersebut, pengemudi kendaraan harus ekstra berhati-hati melewati jalan terus. Pasalnya, selain banyak pasir, jalan tersebut juga menjadi bergelombang.

Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan untuk memperbaiki drainase yang berada di jalan tersebut.

Menurut dia, proses pembagunan drainase masih terus dilakukan. Diharapkan tahun ini drainase dapat selesai dikerjakan. Selesai drainase dibangun dilanjutkan dengan pengaspalan jalan.

"Drainase yang kita buat ini dari ujung ke ujung. Ada dua drainase yang kita buat. Salah satu drainasenya untuk menampung pasir. Sehingga pasir yang ada tidak sampai turun ke jalan," ucapnya.

Khairul mengatakan, apabila proses pembangunan drainase telah selesai, dilanjutkan dengan pengaspalan jalan. Namun sementara pembangunan drainase dilakukan, jalan terlebih dahulu diagregat.

"Kita sementara ini agregat dulu jalannya. Sebab kalau kita langsung aspal jalannya, khawatir jalan akan rusak. Jadi selesaikan dulu drainasenya. Setelah selesai baru kita lakukan pengaspalan jalan," ujarnya.

Khairul mengaku, sebenarnya Pemkot Tarakan telah memasang penahan pasir. Tapi ternyata penahan pasir tersebut tidak kuat. Hal ini dikarenakan banyaknya volume pasir yang mengalir turun apabila terjadi hujan.

"Karena penahan pasirnya tidak kuat. Sedangkan untuk direboisasi pun sudah berat, karena pasirnya turun turus, apalagi kalau hujan turun. Oleh karena itulah kita buat sebuah drainase untuk dapat menampung pasir," ujarnya.(adv/jnh)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved