Rabu, 22 April 2026

Walikota Bontang Neni Moerniaeni Berharap ke Aparat, Predator Anak Dihukum Seberat-beratnya

Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur

TRIBUNKALTIM.CO/M FACHRI RAMADHANI
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Bontang Utara, Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Bontang Utara, Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur.

Ditemui usai rapat paripurna di kantor DPRD Bontang, Neni Meorniaeni mengutuk perbuatan asusila yang menimpa salah satu bocah berusia 8 tahun di kawasan Bontang Utara.

Apalagi saat ia mengetahui korbannya merupakan anak berkebutuhan khusus.

"Saya kira hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku, si predator itu. Sudah berkebutuhan khusus, diperlakukan seperti itu," kecamnya.

Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19

Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar

Ia mengimbau kepada seluruh orang tua untuk menjaga anaknya, terutama bagi yang berkebutuhan khusus. Mereka butuh pengawasan yang khusus, ketimbang anak lainnya. Lantaran bisa jadi sasaran empuk para predator anak.

"Orang tua harus hati-hati. Anak dengan berkebutuhan khusus harus dijaga. Mereka itu, kan, kurang paham dengan yang gitu-gitu. Kasihan, prihatin saya. Saya baru dengar ini," ungkapnya.

Pria lanjut usia asusila kepada anak di bawah umur

Berita sebelumnya. Bocah perempuan yang masih berusia 8 tahun di Kota Bontang, Kalimantan Timur diduga mengalami pencabulan.

Diduga pelaku merupakan seorang pria lanjut usai. Bahkan aksinya dilakukan di salah satu pencucian motor di Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Aksi bejat yang dilakukan pria tersebut  terjadi pada Sabtu (11/7/2020) kemarin.

Salah satu warga mengatakan kejadian dugaan pencabulan tersebut terjadi di salah satu tempat pencucian motor di kawasan Bontang Utara.

"Kemarin (Sabtu) siang, ramai di grup WhatsApp warga. Saya sering memang lihat orang itu (terduga pelaku), sering mondar-mandir di lingkungan rumah. Tapi nggak tahu tinggal di mana," kata sumber tersebut, Minggu (12/7/2020).

Baca Juga

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved