Breaking News:

9 Peserta Ikut Lelang Jabatan untuk Posisi Kepala DPMPD dan Bapelitbang PPU

Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Open Bidding atau Lelang Jabatan dalam rangka seleksi peserta untuk mengisi dua Jabata

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Pemkab gelar lelang jabatan untuk 2 jabatan Kepala Dinas yang kosong, yakni Kepala DPMPD dan Bapelitbang PPU. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Open Bidding atau Lelang Jabatan dalam rangka seleksi peserta untuk mengisi dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang masih kosong di Kabupaten PPU.

Kedua jabatan kosong tersebut masing-masing Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang).

Dalam pelaksanaan Open Bidding yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU ini diikuti sebanyak sembilan orang peserta, terdiri tiga peserta untuk calon pimpinan Bapelitbang dan enam peserta untuk calon Pimpinan DPMPD Kabupaten PPU.

“Tujuan dilaksanakannya Open Bidding ini, salah satunya adalah mencari jabatan tinggi untuk mengisi dua pimpinan yang kosong tersebut secara transparan dan fleksibel,“ kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten PPU, Khairuddin usai kegiatan, Rabu (15/7/2020).

Selain itu, Open Bidding ini telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor : 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor : 11 Tahun 2017, Perubahan Nomor : 17 tahun 2020, tentang manajemen ASN, di mana pelaksanaan seleksi Open Bidding adalah untuk mencari jabatan pimpinan tinggi yang ada.

Baca juga: Masuk Fase New Normal, Kejati Kaltim Kembali Usut Kasus Pembangunan Sirkuit Batu Putih

Baca juga: Anggaran Penataan Kawasan Kumuh Minim, 12 Kelurahan di Balikpapan Masuk Kategori Ini

Kemudian dalam pelaksanaan Open Bidding ini, kata Khairuddin, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan dalam rangka penilaian di dalamnya, antara lain penilaian dari administrasi termasuk rekam jejak, penulisan makalah, presentasi, sesi wawancara dan asesmen bagi peserta yang memang belum mengikuti salah satu syarat kegiatan tersebut.

“Namun untuk pejabat tinggi maupun pejabat administrator kita yang mengikuti Open Bidding saat ini, semua telah mengikuti asesmen sehingga yang bersangkutan tidak perlu lagi melakukan ini,“ tutur Khairuddin.

Setelah pelaksanaan Open Bidding tersebut, panitia seleksi juga akan melakukan rekap nilai dari semua rangkaian penilaian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved