Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Program Pamsimas Jangkau 12 Kampung di Mahulu, Kerjasamanya Disaksikan Wabup

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Drs Y Juan Jenau mewakili Pemkab Mahulu menyampaikan terimakasih

HUMASKAB MAHULU
KERJASAMA - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs. Y. Juan Jenau menghadiri penandatanganan secara simbolis Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Desa Reguler dan Desa Hibah Insentif Desa (HID) dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltm secara virtual di ruang Rapat Kantor Bappelitbangda Mahulu, Selasa (14/7/2020). 

UJOH BILANG - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs. Y. Juan Jenau menghadiri penandatanganan secara simbolis Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Desa Reguler dan Desa Hibah Insentif Desa (HID) dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur, melalui virtual video conference (vicon) di ruang Rapat Kantor Bappelitbangda. Selasa (14/7).

Penandatanganan PKS, BLM dari APBN dan BLM dari HID Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III Tahun Anggaran 2020 Provinsi Kalimantan Timur (Tahap II) oleh Koordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) 12 Kampung di Kabupaten Mahakam Ulu, disaksikan oleh Kasatker Pelaksanaan C. Aji Nusanto, PPK Air Minum I Ilham Sipala, PPK Air Minum II Muhkdar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Drs Y Juan Jenau mewakili Pemkab Mahulu menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan air bersih di Mahulu melalui program Pamsimas.

“Mewakili Pemkab Mahulu, saya mengucapkan terimakasih atas video converence hari ini. Program Pamsimas yang tadi saya lihat terdapat 12 Kampung, walaupun tahun lalu ada accident tetapi mudah-mudahan tahun ini tim yang bergerak di lapangan itu mengambil hikmah dan perubahan - perubahan agar program ini berhasil,”ujar Wabup.

Lebih lanjut Juan Jenau mengharapkan keseriusan seluruh pihak terkait dalam melaksanakan program Pamsimas, agar dapat terpenuhinya kebutuhan air bersih bagi masyarakat Mahulu. “Ini adalah program pemerintah yang harus didukung bersama, saya lihat manfaatnya luar biasa,”ungkap Wabup.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim Sandhi Eko Bramono diwakili Kasatker Pelaksanaan C. Aji Nusanto mengatakan, dalam rangka persiapan pencairan Dana BLM APBN dan BLM HID dilaksanakan penandatanganan Tahap II.

“Karena sebelumnya pada Kamis tanggal 9 Juli, telah dilaksanakan penandatanganan PKS Tahap I untuk Kabupaten Paser, Kubar dan Kukar dan untuk Tahap II ini di Kabupaten Kutim, Berau, PPU dan Mahakam Ulu dimana total alokasinya senilai Rp 7,84 miliar,”jelasnya.

Lebih lanjut Aji Nusanto merincikan, untuk Kabupaten Kutim teralokasikan sebesar Rp 1,715 miliar, Berau Rp 1,715 miliar, PPU Rp 1,47 miliar dan Mahakam Ulu Rp 2,94 miliar.

“Di sini bukan saja Perbup yang ingin dicapai tapi bagaimana peran dan partisipasi masyarakat selaku subjek utama dari kegiatan ini dapat di kedepankan. Sebab mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaannya akan dilaksanakan oleh masyarakat. Ini menjadi esensi daripada kegiatan yang berbasis masyarakat. Dengan pendekatan yang berbasis masyarakat ini harapannya adalah masyarakat juga memiliki rasa sehingga apapun sarana penyediaan air minum dan sanitasi ini dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Turut hadir, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas Ir. Dodit Agus Riyono,MP, Sekretaris Bappelitbangda Samson Batang,S.Sos,M.Si, Sekretaris DP2KB Irenius Daleq,S.KM, Camat dan Petinggi.(advertorial/hms11/td/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved