Pilkada Bontang
Partai Besutan Prabowo Subianto Belum Tentukan Arah Politik di Pilkada Bontang
Beberapa partai politik di Bontang belum menentukan sikap, kendati 2 pasangan bacalon Pilkada sudah koar-koar dengan perangkat sosialisasi mereka baik
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Beberapa partai politik di Bontang belum menentukan sikap, kendati 2 pasangan bacalon Pilkada sudah koar-koar dengan perangkat sosialisasi mereka baik di jalan maupun media sosial, salah satunya partai Gerindra Bontang.
Sekretaris DPD Gerindra Bontang, Heri Kiswanto mengungkapkan partainya menunggu petunjuk DPP dalam hal mengusung pasangan calon di Pilkada Bontang.
Partai besutan Prabowo Subianto tersebut belum menentukan sikap politik apakah maju atau bergabung dengan koalisi calon 2 pasangan calon yang bakal bertarung, Neni-Joni dan Adi-Basri
“Kami masih menunggu keputusan DPP. Belum berani kita ngomong," katanya, Selasa (21/7/2020).
Saat ini pengurus Gerindra wilayah Kaltim sedang melakukan survei kembali, sebelum menentukan arah dukungan di Pilkada serentak 2020.
Lebih lanjut, Heri mengatakan, pengurus tingkat provinsi sebenarnya sudah melakukan survei, namun pada masa di mana belum ada pasangan calon yang resmi mendeklarasikan diri bertarung di Pilkada Bontang.
"Kalau kemarin kan, survei belum berpasangan, sekarang kan, sudah ada pasangannya," ucapnya.
Baca juga: Suami Pergi Melaut, Ibu Malah Berhubungan Intim dengan Anak Kandungnya, Alasan Suka Sama Suka
Baca juga: Covid-19 Meningkat, Bupati Kukar Edi Damansyah Keluarkan Surat Pembatasan Perjalanan Keluar Wilayah
Heri membeberkan, nama-nama yang mendaftar di penjaringan Gerindra Bontang sudah dilaporkan ke DPP Gerindra.
Nama-nama seperti Neni Moerniaeni, Adi Darma, Mulyadi dan Rahman mendaftar sebagai bacalon Walikota, sedangkan bacalon Wakil Walikota hanya Agus Haris yang juga sebagai Ketua DPD Gerindra Bontang seorang diri.
"Dari semua nama calon (walikota) hanya Neni Moerniaeni yang sampai pada penyampaian visi-misi di depan pengurus partai," ujarnya.
Kendati hanya Neni Moerniaeni yang mengikuti penjaringan sampai tahap akhir, pihaknya pun belum dapat memastikan bahwa arah dukungan partai otomatis kepada pasangan calon Neni-Joni.
"Ya, kita belum bisa jamin. Keputusan di DPP, yang jelas kita sudah lewati tahapannya (penjaringan). Kita sampaikan semua proses penjaringan termasuk penilaiannya selama ini. DPP yang memutuskan mendorong siapa (di Pilkada)," tuturnya.
Baca juga: Akhirnya Gaji Ke-13 PNS TNI Polri Cair, Siap Ditransfer Bulan Agustus, Sri Mulyani Siapkan Rp 28,5 T
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepincut.jpg)