Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Ingatkan Masyarakat Teliti Membeli, Tim Distanak Berau Pantau Kesehatan Hewan Kurban

I Putu Setio, mengungkapkan tim yang dibentuk Distanak telah melakukan pemantauan di beberapa titik penualan hewan kurban

Tribunnews
Ilustrasi Hewan Kurban 

TANJUNG REDEB - Menjualan hewan kurban menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha mengalami peningkatan. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) telah membentuk tim untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban sebelum dipasarkan. Hal ini untuk memastikan hewan yang dipasarkan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Kepala Distanak Berau, Mustakim, melalui Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, I Putu Setio, mengungkapkan tim yang dibentuk Distanak telah melakukan pemantauan di beberapa titik penualan hewan kurban.

Pemeriksaan dilakukan secara fisik untuk memastikan hewan kurban yang dipasarkan telah memenuhi syarat sehat. Kegiatan pemantauan ini masih terus berlanjut ke beberapa titik. Tidak hanya saat penjualan pemantauan juga dilakukan saat kegiatan penyembelihan hewan kurban nantinya.

“Kita sudah ke beberapa titik dan masih ada beberapa tempat lagi yang kita akan datangi,” jelasnya.

Pemeriksaan hewan kurban yang dipasarkan di Kabupaten Berau disampaikan Putu juga telah dilakukan secara bertahap. Hewan kurban yang didatangkan dari luar daerah sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan didaerah asal dan dilengkapi dengan dokumen pemeriksaan kesehatan.

Selanjutnya melalui Balai Karantina juga telah dilakukan pemeriksaan saat tiba di Berau dan kembali dilakukan pemeriksaan akan akan dipasarkan.

Selain melakukan pemantauan pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada pedagang terkait hewan yang sehat, termasuk dalam penjualan hewan kurban dimasa pandemic covid-19 saat ini. Setiap tempat penjualan harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, mulai menyediakan tempat mencuci tangan hingga menerapkan social distancing maupun physical distancing. Hal ini menurutnya penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

Informasi dan Sosialisasi juga diberikan kepada pengurus masjid dan yayasan yang akan menyembelih hewan kurban. Hal ini untuk memberikan informasi terkait syarat syarat hewan yang memenuhi kriteria sebagai hewan kurban maupun tata cara penyembelihan hewan kurban, sehingga daging kurban memenuhi kriteria daging yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

Distanak juga mengimbau masyarakat untuk teliti sebelum membeli hewan kurban. Memastikan hewan kurban yang dibeli memenuhu syarat sehat dan juga memenuhi syarat atau cukup umur sebagai hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang dibeli dipastikan hewan yang sehat dan cukup umut sebagai kurban.

“Masyarakat juga kita imbau saat membeli untuk teliti memastikan hewan kurban yang dibeli dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” tandasnya. (adv/hms4)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved