Senin, 13 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Catat Okupansi 85,38 Persen, Agustus Operasional MaxOne Hotel Berjalan Normal

Hotel MaxOne mencatatkan kisah heroik, dimana okupansi pada bulan Juli 2020, sebesar 85,38 persen

Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO,- Pariwisata di kota Balikpapan perlahan menggeliat. Hal ini terbukti dengan mulai beroperasi kembali hotel-hotel yang sebelumnya menutup operasional.

 Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) pada April-Mei lalu, tercatat lebih kurang 19 hotel yang tutup sementara. Memasuki new normal, hotel-hotel yang sempat tutup tersebut kini mulai survive.

Namun diantara itu, Hotel MaxOne mencatatkan kisah heroik, dimana okupansi pada bulan Juli 2020, sebesar 85,38 persen. Salah satu faktor diraihnya prestasi ini, karena manajemen keukeuh tidak menutup operasional selama pandemi Covid-19 berlangsung. 

"Kami tetap bertahan, kalau prinsip saya, sampai titik darah penghabisan. Dengan mitigasi resiko, Alhamdulillah kami tidak ada merumahkan karyawan, kita ganti kerja bergiliran per-sift," ujarnya General Manager Hotel MaxOne Balikpapan, M Zuwaini, Kamis (23/7/2020). 

Pria yang kerap menggunakan sepatu sport ini tidak memungkiri juga mengalami kesulitan diawal-awal virus corona mewabah di Balikpapan. Dimana aksi pembatasan sosial dan ekonomi banyak dilakukan. 

Meski begitu, dengan kiat-kiat yang dilakukan, termasuk mengurangi daya listrik membuat tingkat hunian semakin menanjak. Pada bulan April, hotel MaxOne mencatat okupansi sebesar 29 parsen. Naik hingga 49 persen pada bulan berikutnya. 

Menyongsong tatanan kehidupan normal baru, pada bulan Juni, lanjut Zuwaini, okupansi sebesar 75 persen. "Sehingga untuk market penerimaan, MaxOne cukup siap menerima tamu," tambahnya. 

"Saya percaya, dibalik peristiwa, masih ada titik harapan," sambung Manager yang memimpin 66 karyawan ini. 

Ia optimis, di bulan Agustus nanti, tren positif lebih meningkat. Pihak manajemen juga berencana menormalkan jam kerja karyawan. Dimana sebelumnya dibagi 8 hari kerja, 2 sift dengan 12 jam kerja , menjadi 4 hari kerja, 3 sift dengan 8 jam kerja. 

"Kita optimistis. Semoga trennya terus naik. Per hari ini saja, 75 dari 115 kamar sudah terisi. Kami juga sudah menerima akad, tanggal 1-9 Agustus itu full," pungkasnya.  (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved