Sabtu, 18 April 2026

Layanan BPJS Kesehatan Mandiri Meningkat 60 Persen di Tengah Covid-19

Permintaan pelayanan perubahan kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonedia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan Pekerja Penerima Upah (PPU)

Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
LAYANAN BPJS KESEHATAN-Sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) dilayani petugas dengan protokol Covid 19 di Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Kesehatan Jalan Abdul Wahab Syachranie Samarinda, Senin (27/7/2020).Pelayanan JKN KIS BPjS Kesehatan selalu terbuka hanya saja dibatasi, hanya sekitar 22 orang yang dilayani demi memutus penyebaran  virus Covid -19 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA-Permintaan pelayanan perubahan kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonedia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif atau swasta  beralih ke Peserta  BPJS Kesehatan,  Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pribadi atau kartu BPJS mandiri mengalami peningkatan dilayani BPJS Kesehatan Samarinda, di Kantor Cabaang Utama BPJS Kesehatan Kota Samarinda Jalan Abdul Wahab Syahranie Samarinda Kalimantan Timur, Senin (27/7/2020)

 Supervisor Frontliner Kantor Cabang Utama (KCU) Samarinda BPJS Kesehatan Devi Galindrawati mengungkapkan saat ditemui TribunKaltim.co mengatakan, hal tersebut lantaran diduga  banyaknya aktifitas perusahaan terdampak pandemi covid 19 .

"Selama pandemi Covid 19 pelayanan kami menunjukkan peningkatan   sampai 60 persenpelayanan JKN KIS PPU non aktif atau swasta   beralih ke Peserta JKN KIS BPJS Kesehatan  Pekerja Bukan PBPU atau pribadi biasa disebut BPJS Kesehatan mandiri.

Mungkin dikarenakan saat pandemi Covid 19 perusahaan ada yang merumahka karyawan , atau mungkin melakukan Pemutusan Hubunan Kerja (PHK) karyawannya,"ujarnya.

Layananan peserja JKN Kartu Indonesia Sehat BPJS Kesehatan lancar tak ada kendala selama Pandemi Covid 19 idealnya tak ada menutup layanan sejak bulan Maret 2020.

"Hanya saja masih ada peserta JKN   berkasnya belum lengkap sehingga ada yang belum bisa  langsung di akses,"katanya.

Baca Juga:Warga Kutim yang Tertangani BPJS Baru 82,9 Persen, Didominasi Para Pekerja Swasta

Baca Juga:Bebas Pilih Lokasi Kantor Cabang, Klaim JHT Lapak Asik Online Mudahkan Peserta BPJS Ketenagakerjaan

 Devi melanjutkan   pada playanan BPJS Kesehatan secara  online  saat akses di jam sibukbisa cek di aplikasi Chika.

"Chika merupakan inovasi BPJS Kesehatan  yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS yang ingin mengakses layanan kepesertaan JKN-KIS. Chika adalah pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon Artificial Inteligence (AI).

Chika bisa  memberikan informasi seperti cek status peserta, cek tagihan BPJS Kesehatan, lokasi fasilitas kesehatan, lokasi kantor cabang BPJS Kesehatan, ubah data peserta, dan registrasi peserta.

Adapaun Fitur Chika ini dapat diakses melalui beberapa media sosial seperti Facebook Messenger, Telegram, dan Whatsapp.Melalui layanan Whats App (WA) dengan nomer 08118750400 peserta JKN KIS dibalas mesin Artificial Inteligence.

Sebenernya cukup banyak kanal yang diakses peserta JKN KIS demi mengurangi antrean pelayanan ditegah Civid 19 yang dibatasi demi memutus rantai Covid 19," jelasnya.

Devi juga mengutarakan selama covid sirkulasi protokol kesehatan jumlah peserta JKNI KIS yang dilayani diatur 50 persen dari kapasitas ruangan.

"Setiap hari pelayanan rata rata ada  22 orang di ruang layanan utama pantai 1.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved