Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Batubara Menurun, Bupati Berau Dorong Pengembangan Pariwisata dan Sektor Potensial Lainnya

Menurunnya sektor pertambangan dalam beberapa tahun terakhir berdampak besar pada perkembangan perekonomian

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB BERAU
PASCAIKN - Bupati Berau Muharram mengikuti peremuan secara virtual membahas Kaltim Pasca-Ibu Kota Negara (IKN), Senin (3/8/2020). Ia menekankan pentingnya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pertambangan, khususnya batubara yang harganya kini turun dalambeberapa tahun terakhir dan berdampak pada perekonomian Berau. 

TANJUNG REDEB - Menurunnya sektor pertambangan dalam beberapa tahun terakhir berdampak besar pada perkembangan perekonomian di Kabupaten Berau.

Seperti daya beli dari masyarakat yang mengalami penurunan cukup tinggi sejak menurunnya harga batu bara. Pemkab Berau pun berupaya untuk mencari solusi dalam mengatasi persoalan ini, salah satunya dengan membangkitkan sektor-sektor potensial yang dapat mengantikan pertambangan.

Seperti yang disampaikan Bupati Berau, Muharram. Menurutnya, ketergantungan kepada sektor pertambangan harus dihilangkan kedepannya. Meskipun saat ini pertambangan masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan daerah regional bruto (PDRB), namun sektor tersebut harus secepatnya digantikan.

“Kita tidak bisa lagi bergantung kepada tambang, karena ini merupakan sumber daya yang akan habis suatu saat nanti. Dan 10 hingga 15 tahun kedepan pasti akan terganti,” jelasnya saat mengikuti zoom meeting Kaltim pasca ibu kota negara, Senin (3/8/2020).

Ia menjelaskan, tingginya ketergantungan terhadap sektor pertambangan memberikan dampak yang signifikan kepada seluruh sektor lainnya. Seperti hal daya beli masyarakat, dengan menurunnya pendapatan dari perusahaan pertambangan membuat terjadinya peningkatan PHK.

Akibatnya, daya beli yang selama ini cukup tinggi mengalami penurunan yang signifikan, dampak tersebut pun dirasakan cukup besar oleh para pengusaha perdagangan.

Menurut Muharram, saat ini pemerintah harus mulai membangkitkan sektor-sektor lainnya yang ada di Bumi Batiwakkal.

Ia menegaskan, saat ini cukup banyak sektor yang sangat berpotensi untuk dikembangkan kedepannya dalam mengantikan pertambangan. Seperti pariwisata yang saat ini mulai dikenal dan berkembang pesat dalam mendatangkan wisatawan.

“Kita juga memiliki sejumlah objek wisata yang potensial dan tidak kalah dengan daerah lain. Kalau ini kita kembangkan maka memberikan hasil yang sangat besar, bisa kita lihat dengan daerah lain yang mengandalkan pariwisata ini. Apalagi dengan masuknya investor untuk menumbuhkan pariwisata ini,” imbuhnya.

Selain itu, masih banyak lagi sektor lainnya yang menjanjikan kedepannya, seperti perkebunan. Apalagi Berau masih memiliki lahan yang cukup luas untuk mendukung pengembangan sektor ini yang mencapai 250 ribu hektar. Ia berharap, hasil yang akan dikembangkan ini dapat memberikan dampak besar dengan mengantikan pertambangan.

“Pemanfaatan sungai besar juga dapat dilakukan untuk menghasilkan engeri dengan dibangun PLTA. Tentu dengan pemenuhan energi ini akan mendatangkan investor,” pungkasnya. (adv/hms5)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved