Virus Corona di Kaltim
Catat, Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi Terjadi di Kaltim, Tembus 119 Pasien
Covid-19 di Kaltim meningkat tentunya menjadi peringatan bagi semuanya. Kasus ini harus dikendalikan dengan serius.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Selasa (11/8/2020) kemarin terjadi penambahan kasus Covid-19 tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, dengan 119 kasus.
Perihal tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.
"Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan
hasil Positif konfirmasi COVID-19 per 11 Agustus 2020 sebanyak 119 Kasus, ini merupakan kasus tertinggi hingga saat ini kasus harian yang terjadi di Kalimantan Timur," ujarnya saat melakukan video conference pers.
Andi melanjutkan bahwa ini bahwa ini tentunya menjadi peringatan bagi semuanya.
Lanjutnya peningkatan kasus ini harus dikendalikan dengan serius dilakukan oleh semua komponen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat itu sendiri, sebagai garda terdepan.
• Angka Kasus Covid-19 Terus Melonjak, DPRD Balikpapan Desak Perwali Segera Diterbitkan
• Pengurus dan Staf KONI Kaltim Work From Home, Namun Tetap Ada yang Ngantor, Ini Jam Kerjanya
"Tidak menutup kemungkinan kasus ini akan terus meninggi apabila kita tidak peduli dan tidak patuh dengan protokol kesehatan," ujarnya.
Disebutkannya, bahwa ada sedikit perbedaan dengan dirilis oleh pusat, ada selisih 9 kasus pada hari ini, yang mana disebutkan ada 128 kasus. Hal itu karena apa yang tercatat di pusat ada beberapa yang ganda.
"Artinya ada beberapa kasus yang sudah dilaporkan kemarin, sehingga terjadi duplikasi dan ini pula kami melakukan koreksi," ungkapnya.
Selanjutnya, ia menambahkan untuk pembahan 119 kasus tersebut ada beberapa daerah di Kabupaten/Kota, yang mana terbanyak ada di Balikpapan.
"Balikpapan 74 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Samarinda 20 Kasus, Bontang 20 kasus, Kutai Timur 4 Kasus. Dengan penambahan 119 kasus terkonfirmasi positif maka total keseluruhan terkonfirmasi di Kaltim 2031 kasus," pungkasnya.
( TribunKaltim.co/M Riduan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/plt-kepala-dinas-kesehatan-kalimantan-timur-andi-muhammad-ishak-09.jpg)