Cara Tradisional Bisa Menghilangkan Lendir di Tenggorokan, Telah Dipercaya Banyak Orang
Ini cara tradisional Bisa menghilangkan lendir di tenggorokan, Telah dipercaya banyak orang
TRIBUNKALTIM.CO - Ini cara tradisional Bisa menghilangkan lendir di tenggorokan, Telah dipercaya banyak orang
Hilangkan lendir di tenggorokan dengan jeruk nipis sudah menjadi cara tradisional yang dipercaya banyak orang.
Biasanya orang akan menggunakan perasan jeruk nipis dicampur kecap manis untuk meredakan masalah tenggorokan.
Tak hanya batuk, air perasan jeruk juga dipercaya bisa mengeluarkan lendir di tenggorokan.
Melansir Kompas.com dari WebMD, gangguan pada sistem pencernaan bisa membuat tenggorokan dipenuhi lendir dan dahak.
Kondisi banyak lendir di tenggorokan akibat asam lambung bisa disebabkan refluks laringofaringeal.
Lendir tersebut mengendap di tenggorokan akibat asam lambung lantaran cairan dari saluran pencernaan naik kembali dari perut dan mengendap di laring.
• Kekasih Salsha, Anak Iis Dahlia Kedapatan Komen Nyinyir soal Hubungan Lesty Kejora dan Rizky Billar
• Anies Baswedan Buka-bukaan di ILC, Terungkap Kenapa Kasus Baru Corona di Jakarta Belakangan Melonjak
• Hasil Liga Champions, Atalanta Nyaris ke Semifinal Sebelum Neymar Bawa PSG Comeback Menit Terakhir
Gejala paling umum dari kondisi ini biasanya sering berdehem, batuk terus-menerus, suara serak, sakit tenggorokan, sampai lendir berlebihan.
Kabar buruknya, asam lambung yang menggenang di tenggorokan dan laring dalam jangka panjang bisa menyebabkan iritasi dan peradangan serius.
James Stechkelberg M.D, dokter dari Mayo Medical School menyatakan kalau air jeruk nipis bisa dikombinasikan dengan madu untuk meredakan lendir di tenggorokan.
Cara membuatnya adalah dengan mencampur jeruk nipis dengan air hangat 100ml lalu ditambahkan dua sendok madu.
Minumlah selagi hangat untuk hilangkan lendir di tenggorokan dengan jeruk nipis.
Selain cara tersebut, masih ada beberapa tips yang harus diperhatian agar lendir di tenggorokan cepat hilang.
1. Hindari kopi, teh, alkohol, cokelat, dan peppermint. Zat tersebut dapat melemahkan sfingter esofagus dan merangsang produksi asam lambung.
2. Hindari makanan dan minuman yang sangat asam atau pedas. Misalkan jeruk, tomat, saus, sambal. Makanan ini dapat mengiritasi jaringan yang melapisi tenggorokan dan laring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-jeruk-nipis_20170630_235006.jpg)