Breaking News:

Pemprov Kaltim & Telkomsel Bantu Paket Data bagi Pelajar, Ini Tanggapan Wakil Ketua Komisi X DPR RI

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan PT Telkomsel memberikan bantuan paket data bagi 677.000 mahasiswa dan pelajar.

Editor: Sumarsono
HO/HETIFAH S
Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur Hetifah Sjaifudian. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan PT Telkomsel memberikan bantuan paket data bagi 677.000 mahasiswa dan pelajar terdampak Covid-19 di Kalimantan Timur.

Bantuan tersebut rencananya akan dialokasikan selama 6 bulan, mulai September 2020.

 “Telkomsel beri diskon yang besar kepada pelajar dan mahasiswa di Kaltim. Sisanya  ditanggung Pemprov Kaltim, jadi tidak  dibebankan kepada mereka,” jelas Gubernur Kaltim, Isran Noor, di Samarinda, Senin (10/8)

Menanggapi hal tersebut, Hetifah Sjaifudian selaku anggota DPR RI dari Kaltim menyatakan apresiasinya.

“Saya sangat senang sekali atas adanya inisiatif-inisiatif dari pemda yang peka akan kebutuhan masyarakatnya.

Kemarin juga ada inisiatif dari Pemkot Balikpapan mendorong gerakan donasi gawai. Saya rasa kalau berbagai pihak dapat memiliki prakarsa dan bergotong royong seperti ini, banyak sekali anak-anak kita di Kaltim yang akan terbantu,” ujarnya.

Hetifah menambahkan, di masa seperti ini perlu adanya kerjasama yang erat dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, maupun berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Di pusat kita telah dorong Kemendikbud untuk memberikan berbagai macam bantuan, seperti keringanan UKT, kerjasama dengan provider untuk memberikan diskon pulsa, serta penggunaan dana BOS yang lebih fleksibel.

Namun demikian, tentu tidak bisa mengandalkan program-program pusat saja, daerah juga harus aktif berperan, karena pemda yang paling tahu kebutuhan warganya," jelasnya.

Hetifah yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini juga berharap dengan adanya bantuan ini, orangtua dan guru dapat melakukan pembelajaran jarak jauh secara lebih efektif dari sebelumnya.

“Kemarin Kemendikbud telah menerbitkan modul pembelajaran jarak jauh, baik untuk orangtua, guru, maupun siswa.

Modul ini memberikan panduan yang sangat detail untuk melaksanakan PJJ. Saya harap guru dan terutama orangtua bisa mendalami ini demi kualitas pembelajaran anak-anak kita yang lebih baik.” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved