Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Ajukan Anggaran Rp 25 Miliar ke DPRD Balikpapan, Inilah Program Penunjang Pelayanan DKK Tahun Depan

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membuka rekrutan tenaga medis baru, dokter maupun perawat yang diperuntukkan bagi RSUD Beriman.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MITHA AULIA
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, usulan tersebut menjadi salah satu kebijakan dalam revisi Peraturan Daerah tentang Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan membuka rekrutan tenaga medis baru, dokter maupun perawat yang diperuntukkan bagi RSUD Beriman Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebanyak 4 dokter spesialis dan 16 perawat bakal direkrut dengan status tenaga kontrak waktu tertentu.

Ini untuk mendukung pemenuhan tenaga medis seiring bertambahnya kapasitas tempat tidur dalam perawatan covid-19 di RSUD Beriman.

Menindaklanjuti hal tersebut, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty pun telah mengajukan anggaran tambahan.

Pegawai Ikuti Uji Swab Covid-19, Berikut Ini 5 Layanan RSKB Sayang Ibu yang Tutup Sementara

UPDATE Virus Corona di Tarakan, Tambah Kasus Positif Covid-19, Ada Seorang Lansia

BREAKING NEWS Usai PKT dan HOP, Klaster Baru Penyebaran Covid-19 Muncul, Ada 177 Positif di Bontang

Anggaran tersebut diajukan dalam APBD 2021 senilai Rp 25,5 Miliar. Sekira Rp 12 Miliar diperuntukkan bagi RSUD untuk biaya operasional maupun gaji para pegawai.

"Memang karena pandemi diawal beberapa Poli tutup. Pemasukan pun menjadi minim, apalagi RSUD membiayai semua biaya operasional sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh mengatakan RSUD Beriman memang tengah kekurangan tenaga medis saat ini. Maka itu perlu diadakan perekrutan baru.

Sedangkan DKK untuk alokasi penanganan covid-19 di KUA-PPAS 2021 juga belum teralokasikan. Sehingga pada finalisasi, maka dialokasikan untuk kegiatan/program di tahun 2021.

"Rekruitmen perlu anggaran, saat tadi difinalisasi untuk alokasi 2021. DKK tambah Rp25,5 miliar, RSUD tambah Rp10-11 miliar untuk menangani gaji dan operasional," jelasnya.

Waspada! Serangan Covid-19 Kini Menyasar Perkantoran, Pemerintah Maupun Swasta, Segera Antisipasi

Bintang Hotel Del Luna Tunggu Hasil Tes Covid-19, Nasib Nam Joo Hyuk dan Suzy yang Syuting Bareng?

Catat Lagi Rekor Baru, 57 Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan, 10 Pasien Dinyatakan Meninggal

Terlebih, Abdulloh berujar, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga tak lagi menggunakan dana tidak terduga (DTT) ditahun depan.

Maka beberapa tambahan program untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat perlu dialokasikan.

"Ya misalnya seperti peralatan mobile swab keliling, APD, penambahan tenaga medis dan honor tenaga medis," imbuhnya.

(TribunKatim.co)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved