Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Batasi Perjalanan Warga, Bupati Mahulu: Selagi Kasus Masih Sedikit Ayo Bersama Putus Rantai Covid

Untuk menyosialisasikan instruksi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dari dan ke Ibukota

HUMASKAB MAHULU
RAKOR - Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh memimpin Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas (TGT) di ruang rapat kantor Bappelitbangda, Rabu (19/8/2020). 

UJOH BILANG - Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas (TGT) dipimpin langsung Bupati Mahakam Ulu (Mahulu ) Bonifasius Belawan Geh, SH, di ruang rapat kantor Bappelitbangda, Rabu (19/08).

Untuk menyosialisasikan instruksi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dari dan ke Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu, pasca-ditemukannya pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Rapat tersebut mengagendakan pembahasan terkait instruksi Bupati, sebagai upaya pemerintah kabupaten mengoordinasi dan sinkronisasi kebijakan yang akan dikeluarkan. Dalam hal ini untuk memutus mata rantai Covid-19 yang ada di Mahakam Ulu.

Rakor tersebut juga dihadiri Pj. Sekda Mahulu Dr Stephanus Madang,S.Sos, MM, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas Ir Dodit Agus Riyono,MP, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Mahulu, Camat Long Bagun Yason Liah, dan para petinggi di 6 kampung Kecamatan Long Bagun.

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh,SH menuturkan, daerah Mahulu telah terkena bencana. Sesuatu yang tidak diinginkan dan yang sudah dijaga semaksimal mungkin agar tidak terpapar virus Corona.

"Terkait masalah ini, kita semua sebagai stakeholder yang mengatur dari tingkat teratas sampai tingkat kampung. Tidak boleh diam dan harus mengambil sikap. Lantas sikap inilah yang akan diatur bersama.

Diharapkan semua berperan aktif dan berkontribusi untuk mendukung kebijakan yang sudah diambil oleh pemerintah daerah. Dalam mengantisipasi, mau membatasi, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Bupati.

Ditambahkan Bupati, dalam memutus mata rantai virus Covid-19 di Kabupaten Mahakam Ulu akan disosialisasikan langkah-langkah untuk ditindaklanjuti. Kemudian dilakukan karantina wilayah yang akan ditindaklanjuti oleh Dinas kesehatan untuk mengscreening, mendata, maupun maping. Termasuk mengambil tindakan pengecekan kesehatan seluruh warga di 6 kampung Kecamatan Long Bagun ini.

“Wabah ini harus segera dihentikan. Jangan sampai memakan banyak korban lagi, kita semua harus sama-sama mengendalikan. Makanya, kita mengambil tindakan untuk karantina wilayah selama 14 hari kedepan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, perlu dukungan dari semua masyarakat, para petinggi, petugas kampung, camat, maupun semua dari tim TGT, TGC agar terlaksananya dalam hal memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mahakam Ulu ini.

“Mumpung masih kecil, ayo kita bersama-saya berupaya memutus mata rantai virus ini,” ajak Bupati.

Sejalan dengan itu, Asisten Bidang Pemerintah dan Humas Ir Dodit Agus Riyono, MP membacakan Instruksi Bupati Nomor 8 Tahun 2020. “Tujuan instruksi ini, untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19, agar tidak menyebar di kampung-kampung lain. Diharapkan instruksi ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya. (adv/hms12/td/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved