Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Cegah Paparan Covid-19 di Mahulu, DLH dan Puskesmas Semprot Disinfektan di Ujoh Bilang dan Kampung

Penyemprotan disinfektan tidak hanya dilakukan ibukota Ujoh Bilang. Namun, juga di 6 kampung yang berada di wilayah ibukota Kabupaten Mahulu

HUMASKAB MAHULU
Petugas DLH Mahulu bersama Puskesmas Ujoh Bilang melakukan penyemprotan di tempat dan fasilitas umum seperti tempat ibadah di Ujoh Bilang. Ini untuk mencegah paparan covid-19. 

UJOH HILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Puskesmas Ujoh Bilang, melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah meluasnya penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid19), Kamis (20/8/2020).

Penyemprotan disinfektan tidak hanya dilakukan ibukota Ujoh Bilang. Namun, juga di 6 kampung yang berada di wilayah ibukota Kabupaten Mahulu. Dengan sasaran fasilitas umum, sarana rumah-rumah ibadah.

Proses penyemprotan dimulai pukul 10.00 WITA dipimpin Kadis DLH Solman,S,Hut bersama Staf Ahli Bupati Alferd,SH.

Selanjutnya diikuti personel gabungan dari PKM Ujoh Bilang dan DLH, menggunakan 4 unit mobil slip on milik DLH. Petugas penyemprotan menyisir dari jalan poros Ujoh Bilang, tempat ibadah, fasilitas umum. Seperti Balai Adat, Balai Pertemuan Umum, dan rumah - rumah masyarakat di Kampung Long Bagun Ulu, Ilir dan Tengah serta Kampung Batu Majang dan Long Melaham.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Solman mengatakan, tindakan ini sebagai upaya mendukung PKM Ujoh Bilang mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan masyakat. Pada kegiatan tersebut, DLH menurunkan sedikitnya 7 personel dan 4 unit mobil operasional.

“Kami lakukan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan meminimalisirnya orang yang terpapar,” jelasnya.

Solman mengimbau masyarakat Mahulu agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Patuhi protokol kesehatan, biasakan berperilaku hidup bersih dan sehat. Baik diri pribadi, keluarga maupun di lingkungan rumah. Jangan buang sampah sembarangan, buanglah pada tempat yang sudah disediakan oleh DLH,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ujoh Bilang Siasinta Ipui,A.Md.Kep mengungkapkan, penyemprotan disinfektan merupakan salah satu langkah yang diambil pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Setelah sebelumnya pada Selasa (18/08) lalu, Pemkab Mahulu melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGT) Covid - 19 mengumumkan adanya penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid - 19 di Mahulu.

Kegiatan ini juga salah satu persiapan dalam karantina 6 kampung selama 14 hari. Terhitung sejak 20 Agustus-2 September, seperti tertuang dalam Instruksi Bupati Nomor 8 Tahun 2020 tentang pembatasan perjalanan orang dari dan ke ibukota kabupaten paska di temukannya pasien terkonfirmasi positif Covid - 19.

Siasinta mengimbau, saat isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan Covid – 19. Menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Jaga kebersihan rumah secara mandiri, misalnya mengepel rumah dengan cairan disinfektan. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, apabila terjadi demam,batuk pilek dan sesak napas,” imbaunya. (adv/hms11/td/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved