Tribun On Focus

Pendidikan Balikpapan Akan Berkembang Seiring dengan Kehadiran Ibu Kota Negara

Tribun On Focus bersama Smart FM Balikpapan, mengangkat tema Peningkatan SDM Lewat Konsep Balikpapan Tanpa Putus Kuliah kembali tayang di channel

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SITI ZUBAEDAH
Suasana di Ruang Redaksi Tribun On Focus 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANTribun On Focus bersama Smart FM Balikpapan, mengangkat tema Peningkatan SDM Lewat Konsep Balikpapan Tanpa Putus Kuliah kembali tayang di channel Youtube Tribun Kaltim Offical.

Talkshow Online ini menghadirkan narasumber DR Agung Sakti Pribadi,SH,MH Rektor Universitas Mulia dan Thohari Azis Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Senin (24/7/2020).

Peningkatan sumber daya manusia ( SDM) sangat penting dalam upaya memajukan daerah. Berapa persen jumlah anak-anak Balikpapan yang meneruskan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi di luar Kalimantan.

Mencerdaskan bangsa bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat. Pemerintah Support di bidang regulasi, anggaran dan harus menggandeng rekan-rekan di dunia pendidikan. Bagaimana caranya meningkatkan perguruan tinggi di Kota Balikpapan?

Agung Sakti Pribadi mengatakan, jika melihat historisnya waktu Walikota Imdad Hamid, dan Poltekba masih berdiri itu Pemerintah Kota memberikan bantuan yang cukup, termasuk 13 Perguruan Tinggi Negeri Swasta di Kota Balikpapan. Sekitar Rp 5 Miliar untuk masing-masing Perguruan Tinggi waktu itu.

Baca juga; BREAKING NEWS Pecah Rekor Lagi, Balikpapan Catat 83 Kasus Positif Baru Hari Ini, Senin 24 Agustus

Baca juga; HARU! Sambil Berurai Air Mata Antar Suami Lamar Wanita Muda, Istri Pertama Tanya 1 Hal Mendalam Ini

“Sayangnya itu berjalan hanya 5 tahun. Sayang kebijakkan ini tidak berlanjut karena bergantinya pimpinan. Balikpapan sebenarnya punya SDM yang cukup baik. Tetapi perguruan tinggi di Balikpapan berkembang dengan baik,” katanya.

Jika dilihat lima tahun terakhir, perguruan tinggi di Balikpapan sudah menyerap lulusan SLTA, bukan hanya dari Kaltim, bahkan dari luar Kaltim. Ini yang membuat Kota Balikpapan menjadi khas, yakni yang berkuliah orang-orang yang sudah bekerja. Dibandingkan di Jawa, sangat jarang mahasiswanya yang sudah bekerja.

“Balikpapan akan berkembang. Apalagi sudah ada IKN, dan perbatasan langsung dengan IKN dibanding dengan daerah lainnya seperti PPU,” ungkapnya.

Sementara itu, Thohari Azis mengatakan, Pemerintah Kota sudah melaksanakan undang-undang dan Permendiknas untuk menjamin kelancaran studi putra-putri Balikpapan, khususnya yang orangtuanya kurang mampu, disabilitas, ada pula kategori tertentu berhak mendapatkan beasiswa.

“Tahun 2020 ini ujian yang berat untuk Pemerintah Kota Balikpapan, untuk tiga penanganan sektor Covid, antara lain recovery pengaman, bidang kesehatan, dan recovery ekonomi. Tentunya untuk peningkatan SDM juga,” ungkapnya.

Thohari Azis menyebutkan, bahwa sangat seriusnya rekan-rekan akademika yang ada di Kota Balikpapan, karena dulu kuliah di Balikpapan, sehingga tahu perjuangan teman-teman di Balikpapan, saat ini sudah bagus. 

Bagi tribunners yang ingin menyaksikan lebih lanjut mengenai perguruan tinggi di Balikpapan bisa menyaksikan melalui Link : https://www.youtube.com/watch?v=hjPzOOkxdas

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved