Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Asyiknya Pasar Olah Bebaya di Melak, Berbelanja Sambil Menikmati Pemandangan Sungai Mahakam

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, orang akan tertarik datang ke pasar ini, bukan hanya membeli gula atau kebutuhan pokok lainnya

HUMASKAB KUBAR
TINJAU PASAR - Wabup Kubar Edyanto Arkan (tiga kanan) didampingi Camat Melak Muhammad Japar (dua kanan) beserta jajarannya, saat meninjau lapak pedagang ikan di Pasar Olah Bebaya. 

SENDAWAR- Keberadaan Pasar Olah Bebaya di Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, tidak hanya sebagai jual beli (transaksi) bagi masyarakat di daerah ini. Namun juga dapat dijadikan kawasan wisata belanja.

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, orang akan tertarik datang ke pasar ini, bukan hanya membeli gula atau kebutuhan pokok lainnya. Namun melihat Sungai Mahakam dan aktivitasnya, seperti perahu yang hilir-mudik dan para nelayan sedang memancing ikan.    

“Itu sebagai wisata alam atau wisata yang bisa melepaskan segala kepenatan atau kejenuhan dan stres,”kata Wabup, usai meninjau berbagai fasilitas di Pasar Olah Bebaya, baru-baru ini.   

Jadi tolong ini harus dipelihara, agar daerah ini baik fisik pasar dan sekitar kawasan pasar harus teratur dengan baik. Yakni, dimulai di pinggir badan jalan sungai di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Melak Ulu atau dari jembatan dekat Dermaga Melak sampai ke jembatan batas antara Kelurahan Melak Ulu dan Melak Ilir.

Selain itu, tempat jualan harus diatur dan para pedagangnya juga harus taat dengan aturan pemerintah. Tidak bisa jualan semaunya, nanti tidak teratur. Kami menghargai dan memberikan apresiasi kepada camat beserta aparatnya yang sudah mengatur cukup baik, Pasar Olah Bebaya ini.  

Terutama, peran dua Kelurahan Melak Ulu dan Melak Ilir untuk menampilkan dan menghidangkan menyuguhkan tempat belanja yang bagus, di Pasar Olah Bebaya. Kami memberikan dan menitipkan fasilitas yang ada kepada pengelola pasar Kecamatan Melak untuk dikelola dengan baik.

Mari bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini.  Tidak bisa diulangi setiap tahun, karena anggaran yang ada terbatas. Meskipun demikian, pemkab bertekad untuk memperbaiki infrastruktur, konektivitas fisik dan ekonomi. Hal ini salah satu bentuk konektivitas ekonomi.

“Diharapkan semua produk-produk yang ada di kampung-kampung terwakili, untuk dijual di Pasar Olah Bebaya ini,”ucapnya. (advhms6/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved