Berita Pemkab Kutai Barat
Tim Voli Putra dan Putri Kubar Dulang Emas, Berhasil Tekuk Tuan Rumah Porprov VII Kaltim
Tim putra dan putri Kabupaten Kutai Barat sukses mempersembahkan prestasi terbaik dengan mengalahkan tim putra dan putri tuan rumah Kabupaten Berau.
TRIBUNKALTIM.CO - Koleksi medali emas Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bertambah pada lanjutan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) VII Kaltim tahun 2022 di Berau.
Dari cabang olahraga (cabor) bola voli, tim putra dan putri sukses mempersembahkan prestasi terbaik dengan mengalahkan tim putra dan putri tuan rumah Kabupaten Berau, dengan skor masing-masing 3-0, di GOR Pemuda Tanjung Redeb, Selasa (6/12/2022).
Baca juga: Gubernur Isran Tutup Porprov VII Kaltim di Berau, Pembinaan Atlet Jangan Sampai Kendor
Bupati Kubar FX Yapan mengatakan, mempersiapkan tim tersebut dalam mengikuti Porprov sudah jauh hari.
Baik melalui latihan fisik, teknik dan mental dipersiapkan.
"Perlu dilakukan pembinaan kepada anak-anak (atlet) dan harus berkelanjutan. Tidak boleh putus di tengah jalan," tegas bupati usai pertandingan final voli putra dan putri di GOR Pemuda.
Untuk bonus para atlet peraih medali emas, perak dan perunggu, pemkab sudah mempersiapkan dan menganggarkan melalui anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar.
"Untuk besaran, nanti akan dikalkulasikan sesuai jenis medali,” ucapnya.
Baca juga: Kubar Punya Dua Perda Baru, Mengatur Pengelolaan Sarang Walet dan Tata Niaga Besi Tua
Terpisah, Ketua KONI Kubar Tobias F Kainama mengatakan, pada pertandingan Selasa (6/12/2022) lalu, ada penambahan tiga medali emas dari cabor voli putra dan putri serta angkat berat.
"Adapun cabor peraih medali emas terbanyak, yakni cabor Arum Jeram 11 medali emas dan dayung sembilan medali emas," ujarnya.
Tobias mengakui selalu memberikan support, terutama cabor yang belum bisa menghasilkan medali.
"Mudah-mudahan pengalaman porprov ini, bisa memperbaiki pola latihan dan pembinaan di cabor, supaya pada event berikutnya bisa mencetak prestasi lebih baik. Bagi cabor yang meraih medali, tolong dipertahankan. Jangan sombong dan jumawa serta berpuas diri. Pada event selanjutnya harus diukir lagi sejarahnya," katanya. (adv)