Enam Kawasan Wisata di Tarakan Bakal Dikelola Dispar, Saat Ini Fokus pada Taman Berkampung Dulu

Enam kawasan wisata di Kota Tarakan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Tarakan untuk dikelola, Selasa (1/9/2020). Enam kawasan wisata tersebut adalah

Penulis: Risnawati |
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Kepala Dinas Pariwisata kota Tarakan, Agustina menyampaikan 6 kawasan wisata di Tarakan bakal dikelola oleh Dinas Pariwisata, yakni Taman Berkampung, Taman Berlabuh, Taman Oval Markoni, Taman Oval Ladang, Bumi Perkemahan, dan Taman Anggrek. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Enam kawasan wisata di Kota Tarakan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Tarakan untuk dikelola, Selasa (1/9/2020).

Enam kawasan wisata tersebut adalah Taman Berkampung, Taman Berlabuh, Taman Oval Markoni, Taman Oval Ladang, Bumi Perkemahan, dan Taman Anggrek.

Namun, Kepala Dinas Pariwisata Tarakan, Agustina mengatakan, yang akan difokuskan lebih dulu adalah Taman Berkampung.

"Tapi yang kami kelola dulu, yang betul-betul mau dijalankan itu untuk kawasan Taman Berkampung," ujarnya.

Sebelumnya disampaikan, UKM yang akan mengisi di Taman Berkampung sebanyak 50 UKM yang fokus pada kuliner.

Dari kuliner sendiri nantinya akan dibuatkan gerobak seragam. Selain itu, terdapat 17 wahana permainan yang juga akan mengisi Taman Berkampung.

"Jadi Dispar ini kelola macam penagihan retribusinya, kemudian nanti parkirnya di situ nanti kita siapkan penjaga malam," tuturnya.

Kemudian, nantinya akan ada petugas kebersihan, hanya saja yang diharapkan oleh Walikota Tarakan pada saat kawasan wisata Taman Berkampung ini buka, semua sudah siap.

Seperti parkir yang ada di Taman Berkampung dimungkinkan menggunakan e-parkir. Jika tidak ada e-parkir, maka tidak boleh masuk.

Baca juga: Begini Cara Eks Kepala BPN Denpasar Hindari Pengawalan dan Tembak Diri di Toilet Kejaksaan Tinggi

Baca juga: Adik Ipar Tewas di Tahanan, Edo Kondologit Pertanyakan Polisi: Ada CCTV Kok Dibiarin Dihajar?

"Jadi kita sudah siapkan, nanti parkir mobil sendiri, di samping Kearsipan itu loh luas kan. Nah motor sendiri depan Graha, tapi yang masuk di situ harus ada e-parkir.

Kemudian yang kuliner pun tidak tunai tapi non tunai pakai Qris. Jadi begitu kita buka semuanya sudah jalan dan kita usahakan nanti itu ada jam buka tutup," tuturnya.

Terkait jam buka tutup, ia menyampaikan belum ada persetujuan dari Walikota Tarakan, namun pihaknya sudah merencanakan akan buka pada pukul 15.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita.

"Kecuali hari Minggu, pada hari Minggu itu dari pagi sampai malam," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved