Breaking News:

Pilkada Kaltara

KPU Kaltara Siap Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan, Balongub Diminta Serahkan Hasil Tes Swab PCR

Pemeriksaan kesehatan bakal bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ). Rencananya, pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan di RSUD Tarakan

TRIBUNKALTIM.CO, AMIRUDDIN
Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis, Teguh Dwi Subagyo. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara ), telah siap dilaksanakan.

Pemeriksaan kesehatan bakal bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ). Rencananya, pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan di RSUD Tarakan.

RSUD Tarakan merupakan rumah sakit milik Pemprov Kaltara, dan satu-satunya yang bertipe B di Kaltara.  Hal itu disampaikan Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis, Teguh Dwi Subagyo.

"Pemeriksaan kesehatan pada prinsipnya tinggal pematangan, kemarin kita sudah laksanakan pertemuan terkait teknis di RSUD Tarakan. Menurut skenario awal, tanggal 7 September pemeriksaan kesehatan bagi calon gubernur, serta tanggal 8,9, dan 10 September untuk calon bupati. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, tetapi saya kira pertemuan kemarin itu sudah tahap finalisasi dan telah siap," kata Teguh Dwi Subagyo, kepada TribunKaltim.co, Rabu (2/9/2020).

Teguh Dwi Subagyo menambahkan, untuk pemeriksaan kesehatan, KPU RI telah melakukan perubahan surat keputusan (SK), yang mengatur teknis pemeriksaan kesehatan.

Baca juga; Politisi PKS Jadi Ketua Tim Koalisi Irianto Lambrie-Irwan Sabri di Pilkada Kaltara

Baca juga; Pilgub Kaltara 2020, Irianto Lambrie - Irwan Sabri Deklarasi Sabtu di Tanjung Selor

Awalnya, diatur dalam SK Nomor 231 Tahun 2017, dan diubah menjadi SK Nomor 412 Tahun 2020. SK tersebut terdiri beberapa poin, namun secara teknis tidak mengalami perubahan.

Tetapi ada norma baru yang dimasukan, yakni setiap calon ketika mendaftar, sudah menyerahkan syarat swab polymerase chain reaction ( PCR). Swab PCR diketahui merupakan salah satu metode pemeriksaan swab atau spesimen, untuk mendeteksi virus Corona atau covid-19.

"Swab PCR itu bukan bagian dari pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon kepala daerah. Tetapi hasil pemeriksaan PCR itu, bagian persyaratan bagi balon kepala daerah, untuk mendaftar ke KPU, ataupun ikut tes kesehatan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved