Virus Corona di Balikpapan
Adaptasi Belajar Mengajar MTs Negeri 1 Balikpapan Kala Pandemi Covid-19, BDR Pakai Aplikasi Khusus
Pandemi Corona melanda Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini berdampak terhadap pola sistem pendidikan di kota minyak, Balikpapan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pandemi Corona melanda Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini berdampak terhadap pola sistem pendidikan di kota minyak, Balikpapan.
Upaya menangkal virus Corona tidak menyebar secara meluas, kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah ditiadakan, diganti konsep Belajar dari Rumah dengan kombinasi teknologi informasi.
Satu di antaranya ialah Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Balikpapan, menerapkan Belajar dari Rumah bagi siswa siswinya menggunakan platfrom teknologi, aplikasi bernama e-learning https://edu-mtsn1bpp.my.id/
Dan juga sebagai bahan literasi para siswa siswi disediakan aplikasi buku digital https//guru buku digitalku.id
• 212 Guru Kukar Ikut Pelatihan Tanoto Foundation, Dukung Pembelajaran Bermakna
• Belajar Daring Kala Pandemi Covid-19, Guru SDN 009 Balikpapan Barat Ajarkan Siswa jadi Penulis Fiksi
• UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Catat 97 Kasus Positif, Daya Tampung Rumah Sakit Bertambah Lagi
Demikian disampaikan oleh Royhanoen, S.Pd, Kepala Madrasah MTsN 1 Balikpapan kepada TribunKaltim.co melalui sambungan WhatsApp pada Kamis (3/9/2020).
Dia jelaskan, ketika covid-19 melanda Indonesia, tidak terkecuali di Kota Balikpapan, semua merasakan dampak yang sulit dan repot sebab momen ini baru pertama kalinya dihadapi, sebelum-sebelumnya, tidak ada itu wabah Corona.
Sekolah-sekolah harus ditiadakan tidak boleh ada pertemuan tatap muka dalam kegiatan belajar mengajarnya.
“Sekolah pun bingung, pola pembelajaran seperti apa yang bisa diadaptasi selama pandemi Corona,” kata Royhanoen.
• Disdikpora Akui Guru PPU Kurang Maksimal Terapkan Belajar Online, Ini Penyebabnya
• NEWS VIDEO Disdik Jabar Pinjamkan 38.000 Tablet untuk Siswa Belajar Online
Menurutnya, bagaimana menerjemahkan kebijakan Belajar dari Rumah ( BDR ) merupakan proses unik menemukan karakteristik setiap sekolah.
Sebut saja, MTsN 1 Balikpapan, sekolah mitra Tanoto Foundation memilih membuat platform sendiri, mengadopsi teknologi informasi berbasis digital.
“Ide ini didapat dari pemetaan koordinasi seluruh pemangku kepentingan madrasah untuk menjalankan platform BDR sendiri,” tutur Royhanoen.
Dia menjelaskan, di dalam platform tersebut, sudah terintegrasi kebutuhan guru dan murid dalam menjalankan BDR.
“Fitur utama guru dan siswa adalah fitur kelas online yaitu berisikan materi pembelajaran,” ungkapnya.
Keunggulan Aplikasi Pendukung BDR
Seperti apa manfaat dan kegunaan dari platfrom yang dipakai MTsN 1 Balikpapan ini, Royhanoen menjelaskan, di dalamnya juga, ada fitur komunikasi sebagai wadah komunikasi guru dan siswa mengenai pembelajaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/spd-royhs-hans.jpg)