News Video
NEWS VIDEO Ditarik Kuda Hitam Neni Moerniaeni - Joni Muslim Daftar Pilkada Bontang 2020
Salah satunya di Pilkada Bontang, pasangan Neni Moerniaeni - Joni Muslim diarak menggunakan alat transportasi konvensional, dokar alias andong.
TRIBUNKALTIM.CO - Beragam cara unik bakal pasangan calon (Bapaslon) mendaftar di kontestasi Pilkada serentak 2020.
Salah satunya di Pilkada Bontang, pasangan Neni Moerniaeni - Joni Muslim diarak menggunakan alat transportasi konvensional, dokar alias andong, Jumat (4/9/2020).
Kuda hitam menarik pasangan calon yang diusung partai politik parlemen, di antaranya Golkar (5), PKS (3), Gerindra (3), PPP (2), PAN (2), Nasdem (2), Hanura (2) dan Berkarya (1).
Keduanya tampak cerah duduk di belakang kusir andong. Kendati hujan masih mengguyur Kota Bontang.
Dari pantauan Tribunkaltim.co, sekira 09.40 Wita pasangan Neni-Joni sampai di depan gerbang kantor KPU Bontang di Jalan Awang Long, Bontang Utara, Bontang, Kalimantan Timur.
Iring-iringan mobil pendukung Neni-Joni parkir duluan di depan kantor KPU.
Lalu menyusul andong yang dinaiki pasangan yang dapat dukungan 20 kursi parlemen Bontang.
Pasangan Neni-Joni tampak serasi dengan pakaian putih-hitam di tubuh mereka.
Mereka pun disambut Ketua KPU Bontang, Erwin dan Ketua Bawasalu Bontang Nasrullah.
"Neni-Joni menang," seru Neni Moerniaeni yang mengenakan kerudung kuning sambil diiringi sholawat dan puji-pujian dari pendukungnya.
Sementara Ketua KPU Bontang, Erwin mengatakan kantornya bakal didatangi dua bapaslon yang berlaga di Pilkada Bontang, Jumat (4/9/2020).
"Ada dua. Pagi ini bu Neni dan Joni. Habis salat Jumat nanti Pak Adi dan Basri," katanya.
Ia memastikan bahwa proses pendaftaran bapaslon Pilkada Bontang di kantor KPU Bontang telag menerapkan protokol kesehatan.
Terpisah, H Maniran selaku Kusir Dokar mengaku tak gugup membawa pasangan calon Neni-Joni sebagai penumpang di dokarnya. Pria yang tergabung dalam komunitas kuda di Bontang ini mengatakan dihubungi pihak bapaslon sehari sebelum hari pendaftaran.
"Biasa saja. Gak nervous. Saya biasa bawa orang-orang besar. Sore kemarin saya dihubungi, mas," tutur.