Warga RT 18 Kelurahan Simpang Pasir Palaran Mengungsi, Banjir Capai Ketinggian Hampir 1 Meter
Hujan di Kota Samarinda pada hari ini, Rabu (9/9/2020) membuat beberapa titik mengalami banjir termasuk di Simpang Pasir Palaran
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan di Kota Samarinda pada hari ini, Rabu (9/9/2020) membuat beberapa titik mengalami banjir.
Salah satunya Kecamatan Palaran yang membuat beberapa titik mengalami banjir.
Salah satunya Kelurahan Simpang Pasir yang membuat warganya harus mengungsi.
Sumian, warga RT 18 Kelurahan Simpang Pasir mengatakan, hujan deras sejak Rabu dini hari membuat kawasan tersebut mengalami banjir.
Baca Juga: 2 Hari Diguyur Hujan, Desa Sesulu dan Kelurahan Waru di PPU Dilanda Banjir, Tim BPBD Evakuasi Korban
Baca Juga: Menata Kota Balikpapan tanpa Macet dan Banjir, Pengamat: Perlu Sinergi Antara Pemkot dan Masyarakat
Baca Juga: Menata Balikpapan Tanpa Macet dan Banjir, Dekan Uniba Sebut Warga dan Pemerintah Harus Bersinergi
Bahkan di area rumahnya itu banjir sudah meninggi sekitar 80 centimeter. "Sempat surut airnya tapi naik lagi tadi," ucapnya.
Naik turunnya debit air diperkirakan Karena frekuensi curah hujan yang berbeda setiap waktu. Saat pagi hujan kembali deras dan membuat debit air kembali tinggi.
Hingga saat ini beberapa warga masih menunggu air surut. Sisanya memilih mengungsi ke rumah kerabat atau saudara. (*)
Baca Juga: Hingga Siang Ini, Banjir di Desa Sesulu dan Kelurahan Waru di Penajam Paser Utara Mulai Surut
Baca Juga: Andi Harun Tawarkan Solusi Atas Banjir di Samarinda, Manfaatkan Bekas Galian Tambang untuk Polder
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/curah-hujan-tinggi-sejak-rabu-dini-hari-membuat-kawasan-rt-18-kelurahan-simpang-pasir.jpg)