Senin, 20 April 2026

Virus Corona di Kukar

UPDATE Virus Corona di Kukar, DPRD dan Pemkab Tambah Alokasi Penanganan Covid-19 Rp 75 Miliar

Alokasi penanganan covid-19 di Kutai Kartanegara ditambah Rp 75 miliar, yang dialokasikan di APBD Perubahan (APBD-P) 2020

Editor: Budi Susilo
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang. Alokasi penanganan covid-19 di Kutai Kartanegara ditambah Rp 75 miliar, yang dialokasikan di APBD Perubahan (APBD-P) 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Alokasi penanganan covid-19 di Kutai Kartanegara ditambah Rp 75 miliar, yang dialokasikan di APBD Perubahan (APBD-P) 2020.

Sebelumnya, Pemkab Kukar bersama DPRD telah mengalokasikan sebesar Rp 129 miliar untuk penanganan Corona atau covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar, usai menghadiri rapat paripurna tentang Laporan Badan Anggaran (Banggar).

Dan Persetujuan DPRD Kukar terhadap Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda ) tentang perubahan APBD tahun 2020.

Baca Juga: Percobaan Vaksin Covid-19 Sinovac, Diklaim Aman Digunakan oleh Kalangan Lansia

Baca Juga: 16 Kasus Baru Covid-19 di Yogyakarta, Berasal dari Klaster Warung Solo Sudah Meluas

“Untuk penanganan covid-19 kami menambah anggaran sebesar Rp75 miliar,” kata Chairil Anwar, Senin malam, (21/9/2020).

Usai Raperda perubahan APBD 2020 disetujui, selanjutnya, tim anggaran pemerintah daerah atau TAPD Kukar akan membawa raperda tersebut ke TAPD Provinsi Kalimantan Timur

“Tiga hari setelah diterima TAPD Provinsi, jika tidak ada perubahan, maka otomatis telah disetujui,” kata Chairil.

ILUSTRASI - Virus Corona atau covid-19.
ILUSTRASI - Virus Corona atau covid-19. (Freepik.com)

Chairil berharap, agar seluruh elemen terlibat dalam upaya memutus mata rantai covid-19.

Dirinya tak memungkiri, covid-19 memberi dampak pada perekonomian di Kutai Kartanegara.

“Berdoa, biar kasus covid-19 tidak bertambah lagi,” kata dia.

APBD Kutai Kartanegara Turun

Dampak pandemi Corona atau covid-19, sektor perekonomian terkena dampak, termasuk sejumlah program pemerintah terkendala yang berakibat menurunnya APBD Kukar menjadi Rp 1,3 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, usai menggelar rapat paripurna tentang Laporan Badan Anggaran (Banggar) dan Persetujuan DPRD Kukar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD tahun 2020.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved