Mengintip Aktivitas Winda Rusdian, Putri Wisata Kaltim Kala Pandemi Covid-19 di Sangkulirang
Pandemi covid-19 di Kalimantan Timur, memaksa semua kalangan lapisan masyarakat untuk tetap berjuang untuk tetap sehat.
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pandemi covid-19 di Kalimantan Timur, memaksa semua kalangan lapisan masyarakat untuk tetap berjuang untuk tetap sehat.
Juga harus tetap melakukan kegiatan ekonomi, menjaga imunitas, tak terkecuali seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Taman Kanak Kanak (TK) Winda Rusdian.
Wanita kelahiran Sangkulirang Kutai Timur ini dihubungi TribunKaltim.co melalui sambungan telepon seluler pada Rabu (23/9/2020) untuk berbincang-bincang soal aktivitasnya di tengah wabah Corona atau covid-19.
Kata dia, kesan dari pandemi Corona atau covid-19 adalah, benar-benar berpengaruh sekali bagi semua pihak.
Dari guru dan murid. Ketika belajar daring banyak sekali keluhan dari orang tua yang tidak sanggup melakukan belajar dalam jaringan (daring) karena keterbatasan waktu.
Baca Juga: BERITA FOTO Kondisi Terkini Jalan Pattimura Samarinda Setelah Diterpa Runtuhan Tanah Longsor
Baca Juga: Satu Negara di Asia Tenggara Tidak Ada Penularan Covid-19 dalam Dua Minggu, Simak Cara Atasi Corona
"Ibu-ibu rumah tangga yang setiap harinya juga memiliki pekerjaan lain. Dan untuk guru, terkendala oleh waktu pengumpulan tugas yang tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan," ujar Winda Rusdian.
Winda mengungkapkan pengalaman mengajar daring anak TK dan usia dini lebih pada mengasah kemampuan motorik.
Apalagi mengajar via daring ke anak TK yang jelas mereka membutuhkan bimbingan tatap muka dengan guru secara langsung.
Serta bertemu dengan teman teman untuk membantu progam edukasi yang efektif. "Temu langsung mengasah kemampuan motorik mereka," tambahnya.
Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur Ditunda, Garap Masterplan dan Infrastruktur Dasar Saja
Pengalaman selama menjalani kehidupan sosial dan perekonomian sehari hari di Sangkulirang Kutai Timur, Winda menilai masyarakat tetap berusaha bersinergi dalam upaya turut serta memutus rantai penularan virus Corona.
"Di daerah saya di Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur Alhamdulillah selain masyarakat yang sangat berkerja sama dalam membantu pemutusan rantai covid 19," katanya.
Disini juga sangat diketatkan penjagaan wajib masker. Setiap harinya oleh camat, polisi, TNI dan kesehatan yang tiap hari mengumumkan protokol kesehatan di daerah ramai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mbuirene.jpg)