Kamis, 11 Juni 2026

News Video

NEWS VIDEO Viral soal Hasil Rapid Test Covid-19 Palsu, Begini Penjelasan IDI Makassar

"Hasil rapid test positif maupun negatif itu semua palsu dan alat itu bukan rekomendasi IDI.

Tayang:

Reaktif belum tentu positif Covid-19

Dr Siswanto mengimbau kepada masyarakat agar memahami dengan baik hasil tes Covid-19 pada alat rapid test.

Pasalnya, seseorang yang melakukan rapid test setelah merasa kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 jangan terburu-buru menyimpulkan hasil dari tes tersebut.

"Kalau hasil rapid test, reagennya reaktif, jangan sedih dulu, karena belum tentu juga positif Covid-19. Reaktif justru bagus, karena artinya tubuh sudah terbentuk antibodi," kata dr Siswanto.

Lebih lanjut, dr Siswanto menerangkan, reagen reaktif pada tes cepat bisa saja menandai kemungkinan memang ada jenis virus lain yang menginfeksi tubuh, tetapi belum tentu virus SARS-CoV-2 pada Covid-19.

"Tapi, kalau hasil rapid test non-reaktif, tetapi PCR-nya positif, berarti terpapar dan antibodi belum terbentuk. Jadi itu yang dimaksud dengan hasil false rapid test," jelas dr Siswanto.

Rapid test Covid-19, kata dr Siswanto, tetap direkomendasikan dan dibenarkan sebagai screening potensi infeksi virus corona.

Akan tetapi, tetap harus dipastikan hasilnya dengan menggunakan tes PCR.

IKUTI >> News Video

IKUTI >> News Video

Naskah: Kompas.com

Video Editor: TribunKaltim.co/Ardian

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral soal Hasil Rapid Test Covid-19 Palsu, Begini Penjelasan IDI Makassar", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/sains/read/2020/09/24/123300723/viral-soal-hasil-rapid-test-covid-19-palsu-begini-penjelasan-idi-makassar?page=all.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved