Breaking News:

Buruan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Sabet Total Hadiah Rp 1,7 M buat 340 Orang se-Kaltim

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kalimantan Timur akan memberikan hadiah senilai t

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Samsat Perwakilan PPU Arifin mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kalimantan Timur akan memberikan hadiah senilai total Rp 1,7 miliar bagi 340 orang wajib pajak kendaraan bermotor di Kaltim, termasuk Kabupaten PPU. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Timur ( Bapenda Kaltim ) akan memberikan hadiah senilai total Rp 1,7 miliar buat masyarakat Kalimantan Timur, tak terkecuali di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Samsat Perwakilan PPU, Arifin membenarkan nantinya anggaran senilai Rp 1,7 miliar tersebut akan diberikan kepada 340 orang wajib pajak kendaraan bermotor dengan nominal Rp 5 juta per orang.

"Total uang senilai Rp 1,7 miliar bagi wajib pajak, per orang akan dapat 5 juta, nanti akan diundi se-Kaltim, kurang lebih 340 orang wajib pajak se-Kaltim akan dapat," kata Arifin, Jumat (25/9/2020).

Untuk di wilayah Kabupaten yang juga dijuluki Benua Taka ini, nantinya diperkirakan akan ada 10 orang yang akan mendapatkan hadiah tersebut.

"Tahun ini mungkin bakal ada 10 orang, paling sedikit 10 orang, mungkin bisa lebih," ucapnya.

Sementara, lanjut Arifin, kriteria atau syarat untuk mendapatkan hadiah itu tak lain adalah telah melaksanakan wajib pajak kendaraan.

Baca juga: Mengenal Sosok Febri Diansyah, Alumni UGM Hingga Pernah Bergabung ICW, Sekarang Mundur dari KPK

Baca juga: Simulasi Penerapan Denda Rp 1 Juta di Penajam Paser Utara, TNI Polri Kawal Perbup Protokol Covid-19

"Jadi kriterianya, sesuai dengan wajib pajak yang sudah ada, asalkan dia posisinya bayar pajak, jadi kalau yang tidak bayar pajak sampai Desember, dia nggak terdaftar di sistemnya," imbuhnya.

Kegiatan ini digelar kali ketiga, sebelumnya pada tahun 2018 lalu, hadiahnya mencapai 10 juta per orang, sementara pada tahun 2019 naik menjadi Rp 12,5 juta, tetapi jumlahnya terbatas.

"Kenapa turun? karena kita sudah diskusi, kan ini daya beli masyarakat turun, jadi kita ingin pancing supaya masyarakat berbondong-bondong bayar pajak, dengan reward-nya Rp 5 juta itu, jadi kalau Rp 5 juta itu yang dapat banyak," tuturnya.

Sementara itu, proses pengundiannya sendiri akan dilaksanakan melalui sistem daring pada akhir tahun 2020 mendatang. (TribunKaltim.co/Dian Mulia Sari)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved