Liga Inggris
Gegara Gestur, Henderson Sempat Ingin Bunuh Luis Suarez Ketika Bermain Bersama di Liverpool
Gegara gestur, Jordan Henderson sempat ingin membunuh Luis Suarez ketika bermain bersama di Liverpool.
TRIBUNKALTIM.CO - Gegara gestur, Jordan Henderson sempat ingin membunuh Luis Suarez ketika bermain bersama di Liverpool.
Jordan Henderson mengakui bahwa dirinya pernah menginginkan untuk membunuh mantan rekannya, Luis Suarez ketika masih berlatih bersama di Liverpool.
Direkrut dari Sunderland pada musim panas 2011, Jordan Henderson berhasil menjelma dari gelandang yang dianggap sebelah mata hingga menjadi kapten Liverpool penerus Steven Gerrard.
Salah satu yang sedikit meremehkan kedatangan Jordan Henderson dari Sunderland ialah Luis Suarez, yang telah enam bulan terlebih dahulu bergabung dengan Liverpool.
Jordan Henderson dan Luis Suarez memang diketahui memiliki hubungan baik hingga nyaris membawa Liverpool meraih juara Liga Inggris pada tahun 2014.
Namun siapa sangka, ternyata Henderson menganggap Suarez cukup meremehkannya ketika ia pertama kali datang ke Liverpool.
Baca juga: Tangis Tinggalkan Barcelona, Drama Transfer Luis Suarez Berakhir, Atletico Dapatkan Secara Gratis
Baca juga: NEWS VIDEO Gagal Gabung Juventus, Luis Suarez Kini Berurusan dengan Polisi Italia
Baca juga: Kabar Transfer Liga Spanyol, Barcelona Melunak, Luis Suarez Selangkah Lagi Jadi Rival Lionel Messi
Baca juga: Gagal Gabung Juventus, Luis Suarez Kini Berurusan dengan Polisi Italia, Diduga Lakukan Kecurangan
Bukan hanya sekali atau dua kali, gelandang berusia 29 tahun itu merasa bahwa Suarez seringkali meremehkannya ketika sesi latihan bersama The Reds.
Saking kesalnya, Henderson mengakui dirinya ingin membunuh Luis Suarez karena diperlakukan sedemikian rupa.
Henderson kesal karena setiap ia berusaha menunjukan performa terbaik di sesi latihan pada masa awalnya di Liverpool, gestur tubuh Suarez tidak ia sukai.
Pasalnya, gerakan tangan penyerang Uruguay itu dianggap selalu mengisyaratkan Henderson berada di tempat yang salah atau dapat dikatakan bermain dengan tidak baik.
Bagi Henderson hal seperti itu membuatnya sakit hati, mengingat dirinya baru bergabung dengan salah satu klub raksasa di Liga Inggris untuk pertama kalinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jordan-henderson-kapten-liverpool-ungkap-rahasia-kemenangan-atas-tottenham.jpg)