Tanggapi Pidato Jokowi di PBB, Rocky Gerung: Negeri Ini Terpecah Belah, tapi Presiden Ingatkan PBB

Menanggapi pidato Jokowi di PBB, Rocky Gerung negeri ini terpecah belah, tapi Presiden ingatkan PBB.

Editor: Amalia Husnul A
dok Kementerian Luar Negeri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato perdananya dalam Sidang Majelis Umum (SMU) ke 75 PBB secara virtual. Rabu, (23/9/2020). Menanggapi pidato Jokowi di PBB, Rocky Gerung: negeri ini terpecah belah, tapi Presiden ingatkan PBB. 

TRIBUNKALTIM.CO - Menanggapi pidato Jokowi di PBB, Rocky Gerung: negeri ini terpecah belah, tapi Presiden ingatkan PBB

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) berpidato dalam  Sidang Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ), ini adalah pertama kalinya, Jokowi berita pidato internasional di sidang PBB.

Menanggapi pidato Jokowi di PBB, Rocky Gerung mengatakan ada paradoks, di mana negara ini terpecah belah, namun Presiden mengingatkan PBB.

Dalam pidato di Sidang Majelis PBB, kesempatan itu Jokowi di antaranya mengingatkan peran PBB terhadap kedamaian dunia.

Jokowi juga meminta PBB berbenah diri supaya tidak terjadi peperangan atau konflik yang terjadi antar negara, khususnya anggota PBB, sehingga perdamaian dunia tetap terjaga.

Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung menilai kurang tepat ketika Jokowi yang menyinggung soal konflik antar negara.

Alasan Jokowi Pakai Bahasa Indonesia Pidato di PBB, Singgung Rivalitas Internasional dan Palestina

PBB Peringatkan Adanya Perang Dingin, Trump Habis-habisan Salahkan China Soal Pandemi Virus Corona

TEMANYA UNIK! BURUAN TONTON Pidato Personel BTS Live di PBB, Live Streaming UN WEB TV Mau Tayang

Jokowi akan Hadiri Sidang Umum PBB, Rocky Gerung Prediksi Isi Pidato Presiden, Dikucilkan 59 Negara

Padahal menurutnya, persoalan di Tanah Air justru lebih serius terkait perdamaian.

"Prinsipnya berbenah diri jangan hanya gedungnya yang dipameri, coba lakukan sesuatu supaya dunia ini damai aman," ujar Rocky Gerung menirukan saran Jokowi kepada PBB.

"Karena mereka juga diam-diam mengatakan sebetulnya ya yang musti berbenah diri adalah Presiden Jokowi, jangan cuman majang di Istana, tetapi bangsanya divided," imbuhnya.

Rocky Gerung mengatakan bahwa dibandingkan dengan kedamaian dunia, perdamaian nasional jauh lebih serius dan harus segera mendapatkan pembenahan.

Tidak memungkiri, Rocky Gerung menilai setiap harinya tindak kekerasan sering kali terjadi di Tanah Air.

"Negeri ini terpecah belah, tapi Presiden ingin agar supaya PBB itu mengakrabkan dunia itu dari potensi kekerasan," kata Rocky Gerung.

"Lha negara ini tiap hari mengalami kekerasan, karena orang gila, karena radikalisme dianggap sebagai bahaya laten, karena KAMI diserang terus," ungkapnya.

Oleh karena itu, Rocky Gerung mengatakan harusnya Jokowi berkaca terlebih dahulu terhadap kondisi negara yang dipimpinnya sebelum mengkritik tataran yang lebih luas, apalagi sekelas PBB.

Beredar Isu, Lesty Kejora Bayar Biaya MC Pernikahan Rizki DA - Nadya, Klarifikasi Richard Ricardo

 Satu Permintaan Gading yang Dilanggar Gisel Setelah Bercerai, Soal Laki-laki, Pemicu Enggan Rujuk?

Dirinya tidak ingin, ucapannya tersebut justru menjadi bumerang untuk dirinya dan juga Indonesia.

"Jadi Presiden enggak bisa nangkap bahwa di dalam negeri sendiri terjadi divided nation, sementara dia berusaha untuk bikin united nations," katanya.

"Itu paradoksnya di situ," katanya.

Simak videonya mulai menit ke- 2.13

Pakai Bahasa Indonesia, Jokowi Ingatkan Peran PBB: Belum Tercapai

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya tampil memberikan pidato internasional dalam Sidang Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (23/9/2020).

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi memilih menggunakan bahasa Indonesia dalam menyampaikan pidatonya tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan peran dari PBB terhadap kedamaian dan kerja sama internasional antar anggota setelah berdiri hampir 75 tahun sejak 24 Oktober 1945.

Menurut Jokowi, perang bukanlah menjadi jalan terbaik dalam setiap menyelesaikan sebuah persoalan, terlebih antara sesama anggota PBB.

 KICK-OFF 22.00 WIB Malam Ini, Link Live Streaming Net TV & Mola TV Timnas U-19 Indonesia vs Bosnia

 Zlatan Ibrahimovic Positif Corona, Curhatnya di Medsos, Sehari, 2 Pemain AC Milan Positif Covid-19

Apalagi tujuan yang digaungkan oleh orgasinasi dengan anggota mencapai 193 negara tersebut adalah menyelesaikan masalah dengan cara perdamaian.

"75 tahun yang lalu PBB dibentuk agar dunia bisa lebih damai, stabil, dan sejahtera, karena perang tidak akan menguntungkan siapapun, tidak ada artinya sebuah kemenangan dirayakan di tengah kehancuran," ujar Jokowi.

"Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam," imbuhnya.

Meski begitu, Jokowi menilai sejauh ini, misi dari PBB ini belum sepenuhnya tercapai.

Ia melihat masih banyak peperangan atau konflik yang terjadi antar negara.

"Di usia PBB yang ke-75 ini, kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai? Saya kira jawaban kita sama, belum. Konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia," kata Jokowi.

"Kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan."

"Prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah," jelasnya.

Jokowi kemudian menyinggung soal masalah baru yang dihadapi oleh semua negara di dunia, yakni adanya pandemi Covid-19.

"Di saat seharusnya kita semua bersatu padu bekerja sama melawan pandemi, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin menajam," paparnya.

Presiden Jokowi memandang bahwa seharusnya semua negara bisa bersatu padu dan selalu menggunakan pendekatan win-win atau pola hubungan antarnegara yang saling menguntungkan.

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 sangat luar biasa, bukan hanya menyerang kesehatan melainkan juga berakibat pada faktor ekonomi dan bahkan sosial.

"Kita juga paham virus ini tidak mengenal batas negara. No one is safe until everyone is," ungkapnya.

"Jika perpecahan dan rivalitas terus terjadi, maka saya khawatir pijakan bagi stabilitas dan perdamaian yang lestari akan goyah atau bahkan akan sirna. Dunia yang damai, stabil, dan sejahtera semakin sulit diwujudkan," imbuhnya.

Simak videonya mulai menit awal:

 CEK Rekening, BLT Tahap 4 Sudah Cair, LINK Lapor BLT Pekerja Belum Cair via https://kemnaker.go.id/

 Penerima Kartu Prakerja Gelombang 9 Sudah Diumumkan, Kapan Gelombang 10? Cara Daftar dan Kuotanya

 FAKTA Nathalie Holscher dari Bikin Konten Bareng & Sule Jadi Saksi Prosesi Mualaf, Calon Istri Sule?

 Anak dan Mantu Jokowi Maju di Pilkada 2020, Daftar Kekayaan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Soal Pidato Jokowi di Sidang PBB, Rocky Gerung: Divided Nation Kok Nasihati United Nations, https://wow.tribunnews.com/2020/09/25/soal-pidato-jokowi-di-sidang-pbb-rocky-gerung-divided-nation-kok-nasihati-united-nations?page=all.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved