Adi Darma Meninggal
KPU Bontang Beri Waktu PDIP dan PKB Cari Pengganti Adi Darma, 30 Hari Sebelum Pencoblosan Pilkada
Wafatnya salah satu Calon Walikota di Pilkada Bontang, Adi Darma berdampak pada konstelasi politik di Bontang, Kalimantan Timur.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Wafatnya salah satu Calon Walikota di Pilkada Bontang, Adi Darma berdampak pada konstelasi politik di Bontang, Kalimantan Timur.
Tahapan Pilkada Bontang 2020 bakal mengalami penyesuaian usai berpulangnya salah satu peserta Pilkada Bontang, Adi Darma, pada Kamis (1/10/2020) siang.
Saat dikonfirmasi Ketua KPU Bontang, Erwin ST mengatakan bakal calon kepala daerah yang diterima pendaftarannya sebagai peserta Pilkada dapat digantikan apabila di kemudian hari meninggal dunia.
"Yang jelas ketika salah satu paslon berhalangan tetap, proses pergantian bisa dilakukan. Paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara," katanya via sambungan telepon.
Hal itu disampaikan Erwin saat merespons kabar duka salah satu peserta Pilkada Bontang 2020, Adi Darma meninggal dunia.
Baca juga: BREAKING NEWS Cawali Pilkada Bontang 2020 Adi Darma Positif Covid-19, Basri Rase Mohon Doa
Baca juga: Adi Darma Positif Covid-19, Rival Politiknya Minta Agar yang Berinteraksi lsolasi Mandiri
Adapun yang dimaksud dengan berhalangan tetap adalah meninggal dunia atau tidak mampu melaksanakan tugas secara permanen.
Mekanisme penggantian bakal calon kepala daerah yang meninggal dunia tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pilkada.
Pasal 78 Ayat (1) PKPU tersebut menyebutkan penggantian bakal calon atau calon dapat dilakukan oleh partai politik atau gabungan partai politik atau calon perseorangan dalam hal: (d) berhalangan tetap.
"Pengajuan nama (pengganti) yakni 7 hari setelah hari dinyatakan berhalangan tetap," kata Komisioner KPU Bontang, Saparuddin.
Untuk diketahui, Adi Darma berpasangan dengan Basri Rase dalam Pilkada Bontang 2020. Keduanya diusung 2 partai politik, PKB dan PDIP dengan total 5 kursi parlemen Bontang.
Diberitakan sebelumnya, kabar duka menyelimuti warga Kota Bontang, Kamis (1/10/2020).
Beredar kabar mantan Walikota Bontang, Adi Darma yang maju di Pilkada 2020 menghembuskan nafas terakhir sekira 11.40 Wita.
Baca juga: Teror Ular King Cobra Panjang 4 Meter Masuk Gedung Sekolah di Aceh Besar, Evakuasi Butuh Waktu Lama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rescadule-pasti.jpg)