Sabtu, 2 Mei 2026

Hari Batik Nasional

Sejarah Hari Ini, 2 Oktober, Hari Batik Nasional, Pengakuan UNESCO, Sejarah Batik dan Klaim Malaysia

Sejarah hari ini tanggal 2 Oktober, Hari Batik Nasional, pengakuan UNESCO, sejarah dan kisah batik di sejumlah wilayah, serta klaim Malaysia

Tayang:
Penulis: Aro | Editor: Doan Pardede
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Anggota Komunitas Batik Makarya, Larangan Selatan, Kota Tangerang, Kamis (1/10/2020), menggelar kegiatan membatik bersama dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Masa pandemi tak menyurutkan mereka untuk berkarya sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa. Sejarah hari ini tanggal 2 Oktober, Hari Batik Nasional, pengakuan UNESCO, sejarah dan kisah batik di sejumlah wilayah, serta klaim Malaysia 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejarah hari ini tanggal 2 Oktober, Hari Batik Nasional, pengakuan UNESCO, sejarah dan kisah batik di sejumlah wilayah, serta klaim Malaysia

Hari ini, Jumat 2 Oktober 2020 adalah Hari Batik Nasional yang mulai diperingati tahun 2009.

Peringatan ini bermula setelah batik memperoleh pengakuan dunia pada tahun 2009 dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO ).

Organisasi ini menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda atau intangible cultural heritage.

Arsip pemberitaan Harian Kompas, 13 September 2009 menyebutkan, Batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status ICH melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menko Kesejahteraan Rakyat mewakili pemerintah dan komunitas batik Indonesia, pada 4 September 2008.

Harian Kompas, 3 Oktober 2009 menyebutkan, dari 76 seni dan budaya warisan dunia yang diakui UNESCO saat itu, Indonesia hanya menyumbangkan satu.

Kumpulan Ucapan Hari Batik Nasional 2 Oktober, Dapat Dibagikan via WhatsApp, Facebook, Twitter, IG

 Mengintip Gaya Busana Batik Motif Rusa yang Dipakai Risna Rais Istri Bupati Penajam Paser Utara

 Kembangkan Batik Ramah Lingkungan, Walikota Tarakan Resmikan Rumah Batik Disabilitas

 Salah Satunya Ada Kampung Batik Kauman di Solo, Inilah 8 Tempat Wisata Batik di Indonesia

Adapun China ketika itu menyumbangkan 21 dan Jepang menyumbangkan 13 warisan.

Menurut UNESCO, batik dinilai sebagai ikon budaya yang memiliki keunikan dan filosofi mendalam, serta mencakup siklus kehidupan manusia. 

Saat itu, setelah UNESCO resmi menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda.

Presiden SBY meminta seluruh masyarakat Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009 mengenakan batik.

Sebelum batik, UNESCO telah menyatakan wayang dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.

Penetapan Hari Batik Nasional 

Penetapan Hari Batik Nasional juga sebagai usaha pemerintah dalam meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif indonesia di forum internasional.

Karena pengakuan terhadap batik sebagai warisan leluhur bangsa indonesia sama halnya dengan pengakuan dunia internasional terhadap mata budaya Indonesia.

 TERBARU Kode Redeem Free Fire 1 Oktober 2020, Ada Event Spin, Hadiah Diamond dan Hayato Bobble Head

Jadwal Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 10, Tanda Jika Lolos, Jika Belum Lolos, Ada Gelombang 11?

Tujuan lain dari pengakuan batik sebagai warisan leluhur indonesia adalah untuk menumbuhkan kecintaan serta rasa bangga masyarakat indonesia terhadap kebudayaan Bangsanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved