Kamis, 7 Mei 2026

Virus Corona

Pilkada 2020, 3 Calon Kepala Daerah Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Dua dari Kalimantan Timur

Pilkada 2020, tercatat tiga calon kepala daerah meninggal dunia akibat covid-19, dua diantaranya dari Kalimantan Timur ( Kaltim ).

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Freepik
Ilustrasi covid-19. Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020, tercatat tiga calon kepala daerah meninggal dunia akibat covid-19, dua diantaranya dari Kalimantan Timur ( Kaltim ). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020, tercatat tiga calon kepala daerah meninggal dunia akibat covid-19, dua diantaranya dari Kalimantan Timur ( Kaltim ). 

Tahapan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 terus berlangsung, hingga Minggu 4 Oktober tercata tiga calon kepala daerah meninggal dunia akibat covid-19.

Pandemi covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia termasuk juga Indonesia.

Hingga saat ini, penyebaran virus Corona ( covid-19 ) di Indonesia masih tinggi.

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 11.055, per Sabtu 3 Oktober 2020.

Tak pandang bulu, berbagai kalangan pun menjadi korban covid-19, termasuk kandidat calon kepala daerah dalam kontestasi Pilkada 2020.

Muharram Tutup Usia, KPU Berau Pastikan Penetapan Calon Bupati Tetap Digelar Tertutup

Kabar Adi Darma Wafat karena Corona, Gugus Tugas Bontang Bungkam, Bukan Dimakamkan di Tempat Khusus

Kemendagri Beberkan 5 Urgensi Gelaran Pilkada Serentak 2020 Saat Pandemi Covid-19

Nama Sandiaga Uno Muncul Sebagai Jurkam Putra Jokowi, Gibran Rakabuming di Pilkada Solo

Berikut tiga calon kepala daerah yang meninggal dunia sebelum pesta demokrasi berlangsung, dan telah terkonfirmasi positif covid-19.

1. Calon Bupati Berau Petahana H Muharram

H Muharram yang merupakan calon Bupati Berau petahana dalam Pilkada Serentak 2020 meninggal dunia setelah dinyatakan positif covid-19.

Almarhum meninggal pada Selasa 22 September 2020 sekitar pukul 16.45 Wita.

Screan shoot, Bupati Berau H Muharram yang menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan akibat terpapar virus Corona atau covid-19, Jumat (11/9/2020).
Screan shoot, Bupati Berau H Muharram yang menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan akibat terpapar virus Corona atau covid-19, Jumat (11/9/2020). (TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM)

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakn selain positif covid-19 kondisi almarhum juga diperparah dengan penyakit jantung dan diabetes.

“Beliau meninggal gagal napas karena covid-19,” ungkap Wakil Bupati Berau, dilansir dari Kompas.com.

Sebelumnya almarhum sudah menjalani perawatan di RS Pertamina sejak 13 hari. Selama di rawat tersebut kondisinya diketahui tidak stabil.

Sementara itu dilansir dari TribunKaltim.com, diketahui istri almarhum Muharram yakni Sri Juniarsih menjadi pengganti almarhum dalam Pilkada Berau 2020.

Bantuan UMKM Diperpanjang hingga Desember 2020, 3 Daerah Digenjot Penyaluran BLT UMKM Rp 2,4 Juta

• Jadwal Pencairan Tahap 5 BLT BPJS Ketenagakerjaan, Cara Cek Penerima Subsidi Gaji & Lapor Belum Cair

 CITRA Positif Mata Najwa Bisa Rusak, Aksi Najwa Shihab Wawancarai Kursi Kosong Terawan Disesalkan

 Bantah Tikung Marion Jola, Brisia Jodie Ungkap Hubungan dengan Julian Jacob, Sudah Sama-sama Jomblo

Dirinya diusung sebagai calon Bupati berpasangan dengan H Gamalis.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Sekretaris DPW PKS Kaltim, Arif Kurniawan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved