PMII Gelar Istighosah Perlawanan
96 Personel TNI dan Polri Amankan Istighosah PMII Samarinda
Personel gabungan tersebut terdiri dari Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Kota serta TNI.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak 96 personel gabungan diterjunkan guna mengamankan kegiatan istigosah yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Samarinda, di gepan gedung DPRD Samarinda, Jumat (16/10/2020).
Personel gabungan tersebut terdiri dari Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Kota serta TNI.
Hal tersebut diungkapkan Kompol Kaharuddin, Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan Polresta Samarinda.
Ia mengungkapkan, bahwa mereka akan pengamankan berjalankan aksi yang dilakukan oleh massa.
Baca Juga: NEWS VIDEO Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Kutim, Ditolak Masuk ke Ruang Paripurna, Mereka Pilih Walkout
Baca Juga: Hari Ini, BEM SI Demo Tolak UU Cipta Kerja di Istana Merdeka, Jokowi Berkantor di Istana Bogor
Baca Juga: NEWS VIDEO Aksi Demo Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19, Ini Tanggapan Dinas Kesehatan Samarinda
"Sementara ini situasi dan kondisi berlangsungnya dalam keadaan aman dan kendali," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Samarinda Kota AKP M Aldi Harjasatya menyampaikan hal senada tentang kondisi keadaan aksi yang dilakukan oleh massa.
"Aksinya damai, dan juga untuk lalu lintas juga kita amankan karena cuma melakukan pembagian badan jalan," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda gelar istighosah Perlawanan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Samarinda, di jalan Basuki Rahmat, Jumat (16/10/2020).
Tidak hanya itu, dari pantauan TribunKaltim.Co mereka juga melakukan menyampaikan aspirasinya, tentang penolakan Omnibuslaw UU Cipta Kerja.
Menurut keterangan Fatimah ,Humas aksi, bahwa sengaja mereka menggelar guna mempertandakan bahwa menolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja.
"Di sini kita melaksanakan Istighosah perlawan bareng, dan berdo'a juga, tetapi kita juga berorasi juga menyampaikan penolakan," ungkapnya saat diwawancarai Tribunkaltim.co.
Diakuinya bahwa pada kegiatan ini merupakan intruksi dari pusat yang mana dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kompol-kaharuddin-kabag-perencanaan-polresta-samarinda-saat-diwawancarai-tribunkaltimco.jpg)