Breaking News:

Benarkah Campur Pertalite dengan Pertamax di Kendaraan Berefek Buruk pada Mesin? Ini Penjelasannya

Benarkah campur Pertalite dengan Pertamax di kendaraan berefek buruk pada mesin, Ini penjelasannya

Editor: Nur Pratama
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas tengah mengisi bahan bakar minyak (bbm) jenis Pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016). 

Dilansir dari Wahana Honda, menurut sejumlah ahli di bidang teknik permesinan, mencampur Pertalite dan Pertamax bisa menghasilkan efek buruk pada mesin.

Bahkan, dampak jangka panjangnya terbilang cukup mengerikan.

Alih-alih mendapatkan oktan yang lebih tinggi, justru akan menghilangkan sejumlah fitur tambahan yang ada di Pertamax.

Contohnya, Pertamax memiliki kandungan yang bisa membersihkan kerak pada mesin, jika dicampur unsur tersebut akan hilang.

Proses pembakaran juga tidak berjalan dengan optimal dan semestinya, karena kedua bahan yang berbeda akan saling bercampur.

Sedang untuk jangka lama, mesin akan mengalami knocking atau ngelitik.

Selain itu, sejumlah kendaraan terbaru memiliki sensor deteksi bahan bakar yang lebih canggih.

Sensor ini akan mendeteksi jika bahan bakar memiliki kandungan yang bukan semestinya.

Jika ada pencampuran bahan bakar yang berbeda, indikator tersebut akan menyala.

Jadi, sangat tidak dianjurkan untuk mencampurkan kedua bahan bakar tersebut karena akan menurunkan performa mesin bahkan bisa berdampak buruk pada kerusakan mesin dalam jangka panjang.

Halaman
1234
Sumber: Otomotif Net
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved